Advertisement
Prabowo Minta Kampus Terlibat dalam Proyek Giant Sea Wall
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat pada rapat kerja pemerintah anggota Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan. - ANTARA - YouTube Sekretariat Presiden
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Mendiktisaintek Brian Yuliarto menggandeng kampus dalam proyek pembangunan tanggul laut raksasa atau giant sea wall di pantai utara Pulau Jawa. Brian mengatakan dirinya akan mengundang sejumlah guru besar yang selama ini mengkaji proyek tersebut pada pekan depan.
“Iya jadi nanti langsung pekan depan kami akan mengundang beberapa guru besar yang sudah memiliki keahlian dan terlibat dalam beberapa kasus untuk beberapa project ya untuk pembuatan daratan, reklamasi, dan sejenisnya itu,” kata Brian di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin.
Advertisement
Ia menjelaskan para akademisi itu nantinya akan dipertemukan dengan Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ) Laksamana Madya TNI (Purn.) Didit Herdiawan Ashaf. “Nanti (para guru besar, red.) ya masuk dalam timnya yang dipimpin oleh Kepala Badan Otorita,” ujarnya.
Brian menyebut giant sea wall sebagai infrastruktur strategis yang akan dibangun pemerintah karena dinilai mampu menyelamatkan 60 persen kawasan industri dan lebih dari 30 juta penduduk di pesisir utara Jawa. Ia menambahkan, hasil penelitian kampus yang sudah diuji coba, termasuk di Demak dan Semarang, akan dilibatkan agar proyek berjalan lebih cepat dan efisien.
BACA JUGA
“Nah, banyak hasil-hasil penelitian di kampus yang juga sudah diuji coba. Salah satunya yang berhasil di Demak, Semarang. Itu juga nanti kita diminta berpartisipasi aktif. Jadi, dosen-dosen yang selama ini penelitian-penelitian yang ada di kampus yang mendukung untuk percepatan dan menjadi lebih efisien tentang pengembangan giant sea wall itu diminta untuk terlibat,” kata Brian.
Presiden Prabowo memimpin rapat percepatan pembangunan tanggul laut raksasa itu pada Senin siang hingga sore. Rapat juga dihadiri antara lain Kepala BOPPJ Didit Herdiawan Ashaf, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wamenhan Donny Ermawan Taufanto, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Teddy Indra Wijaya, CTO Danantara Sigit P. Santosa, serta Kepala Badan Logistik Pertahanan Kementerian Pertahanan Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari.
Dalam foto yang dibagikan Sekretariat Presiden, layar presentasi yang ditampilkan kepada Presiden memperlihatkan pemodelan kawasan perairan di Teluk Jakarta sebelum dan sesudah pembangunan giant sea wall.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Ribuan Ikan Mati di Sungai Belik Pandes, Tercemar Limbah IPAL
Advertisement
Paspor Indonesia Bebas Visa ke 42 Negara, Cek Destinasinya!
Advertisement
Berita Populer
- Kemendikdasmen Tindak Tegas Pengawas TKA yang Rekam Soal Ujian
- Jadwal KRL Jogja-Solo 20 April 2026, Berangkat dari Tugu ke Palur
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Senin 20 April 2026
- Geng Remaja di Bantul Diduga Culik dan Siksa Korban hingga Tewas
- Empat Momen Penting Jatuh pada Tanggal 20 April
- Daftar dan Lokasi Event Jogja 20 April 2026
- Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Tekan Inflasi
Advertisement
Advertisement







