Kemenkes Siapkan 10.000 Alat Deteksi TBC untuk Puskesmas
Kemenkes menyiapkan 10.000 alat diagnostik NPOC untuk mempercepat deteksi TBC di puskesmas, termasuk di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
Seorang pengunjuk rasa membawa poster di depan Gedung Putih, Washington, D.C., Amerika Serikat, Selasa (7/4/2026) waktu setempat. Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia telah setuju untuk menangguhkan pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua pekan. ANTARA FOTO/Xinhua/Li Rui/tom.
Harianjogja.com, MOSKOW — Mayoritas warga Amerika Serikat mengaku cemas terhadap konflik dengan Iran, berdasarkan hasil survei terbaru yang dirilis YouGov bersama CBS News.
Sebanyak 68 persen responden menyatakan merasa khawatir. Selain itu, 57 persen mengaku tertekan dan 54 persen menyebut marah atas situasi yang berkembang.
Mayoritas Nilai Dampak Konflik Negatif
Survei tersebut menunjukkan 59 persen warga menilai konflik yang berlangsung berdampak “agak buruk” hingga “sangat buruk” bagi Amerika Serikat. Angka ini meningkat dibanding survei sebelumnya pada 22 Maret.
Di sisi lain, persepsi publik terhadap kebijakan pemerintah juga cenderung negatif.
Sebanyak 62 persen responden menilai Presiden Donald Trump tidak memiliki rencana yang jelas terkait konflik tersebut. Bahkan, 66 persen menyebut pemerintah belum memberikan penjelasan yang memadai mengenai tujuan militernya.
Pernyataan Trump Tuai Kritik
Pernyataan Trump yang mengancam akan “menghancurkan peradaban Iran” melalui media sosial juga menuai respons negatif.
Sebanyak 59 persen responden tidak menyukai pernyataan tersebut, dengan 47 persen di antaranya menyatakan sangat tidak setuju.
Secara keseluruhan, 64 persen warga AS tidak menyetujui cara Trump menangani konflik dengan Iran. Sementara itu, 61 persen memberikan penilaian negatif terhadap kinerjanya secara umum.
Metodologi Survei
Survei dilakukan pada 8–10 April terhadap 2.387 orang dewasa di Amerika Serikat, dengan margin kesalahan sekitar 2,4 poin persentase.
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran meningkat sejak 28 Februari, ketika AS bersama Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang dilaporkan menimbulkan korban sipil.
Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan ke wilayah Israel serta pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah.
Terbaru, Presiden Donald Trump mengumumkan adanya kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan dengan Iran, sebagai upaya meredakan ketegangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenkes menyiapkan 10.000 alat diagnostik NPOC untuk mempercepat deteksi TBC di puskesmas, termasuk di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
MotoGP Mandalika 2026 mencatat 157.875 pengunjung dan dampak ekonomi Rp5,2 triliun, meningkat 4,8% dibandingkan tahun lalu.
Okupansi hotel berbintang di Sleman berkisar 40%-50% selama low season. PHRI memperluas promosi dan membidik pasar MICE menjelang Nataru.
Ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat, menewaskan dua orang dan melukai 11 lainnya. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan Puslabfor.
Daftar 15 mobil matic bekas di bawah Rp100 juta per 15 Oktober 2026, mulai Mazda CX-5 Rp55 juta hingga Honda Brio Rp99 juta.
Pemkab Kulon Progo mengalokasikan Rp102,16 miliar untuk pelayanan publik pada 2026, dengan prioritas perbaikan jalan kabupaten, jembatan, irigasi, infrastruktur