Wow! Mobil Listrik Pertama Ferrari, Luce 2027 Punya 12 Motor
Ferrari Luce 2027 resmi diperkenalkan sebagai mobil listrik pertama Ferrari dengan tenaga 772 kW, jarak tempuh 530 km, dan desain futuristik.
Ilustrasi cuaca panas./ Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan cuaca Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi Meteorologi Dunia atau WMO, memperkirakan suhu rata-rata global akan tetap berada di level mendekati rekor tertinggi dalam lima tahun ke depan. Kondisi tersebut memperkuat sinyal bahwa tren pemanasan global masih terus berlangsung dan semakin mengkhawatirkan.
Laporan terbaru WMO yang dirilis Kamis (28/5/2026) menunjukkan suhu global pada periode 2026-2030 diprediksi berada di kisaran 1,3 hingga 1,9 derajat Celsius di atas level pra-industri. Angka tersebut semakin mendekati bahkan berpotensi melampaui ambang batas penting dalam Perjanjian Paris terkait perubahan iklim.
Peluang Besar Suhu Global Lampaui 1,5 Derajat Celsius
Dalam laporannya, WMO menyebut terdapat peluang sebesar 91 persen bahwa setidaknya satu tahun pada rentang 2026 hingga 2030 akan mencatat kenaikan suhu lebih dari 1,5 derajat Celsius dibandingkan era pra-industri. Selain itu, peluang terlampauinya rekor suhu tertinggi dunia yang terjadi pada 2024 mencapai 86 persen.
Suhu rata-rata global pada 2024 sebelumnya tercatat mencapai 1,55 derajat Celsius di atas level pra-industri. Kenaikan tersebut menjadi salah satu indikator semakin nyata dampak pemanasan global di berbagai belahan dunia.
Fenomena El Nino juga diperkirakan berpotensi memicu rekor suhu baru pada 2027. Kondisi tersebut terjadi akibat peningkatan suhu permukaan laut di kawasan Samudra Pasifik ekuator bagian tengah dan timur yang dapat memengaruhi pola iklim global.
Gelombang Panas Ekstrem Semakin Sering Terjadi
Laporan WMO turut menyoroti semakin seringnya kejadian cuaca panas ekstrem di berbagai negara. BBC melaporkan suhu udara di London pada Selasa mencapai 35,1 derajat Celsius yang menjadi rekor hari terpanas di Inggris selama bulan Mei.
Perjanjian iklim Paris sendiri menetapkan target pembatasan kenaikan suhu global hingga 1,5 derajat Celsius di atas level pra-industri guna mencegah dampak perubahan iklim yang lebih parah. Meski pelampauan batas tersebut dalam satu tahun belum berarti target gagal dicapai, tren kenaikan suhu global dinilai menjadi sinyal serius bagi dunia.
Kenaikan suhu global berpotensi memicu berbagai dampak besar seperti gelombang panas ekstrem, kenaikan permukaan air laut, kekeringan berkepanjangan, badai yang lebih kuat, gagal panen, hingga kerusakan ekosistem di berbagai wilayah.
Pemanasan Global Lebih Intens di Kawasan Arktik
Selain peningkatan suhu global, laporan itu juga mencatat pemanasan berlangsung lebih intens di kawasan Arktik. Es laut diperkirakan terus mengalami penyusutan di sejumlah wilayah seperti Laut Barents, Laut Bering, dan Laut Okhotsk.
Laporan tersebut disusun oleh Badan Meteorologi Inggris atau Met Office dengan memanfaatkan data dari berbagai lembaga prakiraan iklim dunia.
Adapun level pra-industri merujuk pada rata-rata suhu global bumi pada periode 1850-1900 sebelum aktivitas manusia dan penggunaan besar-besaran bahan bakar fosil memicu perubahan iklim secara masif. Pe
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ferrari Luce 2027 resmi diperkenalkan sebagai mobil listrik pertama Ferrari dengan tenaga 772 kW, jarak tempuh 530 km, dan desain futuristik.
MGPA dan Bea Cukai Soekarno-Hatta perkuat koordinasi logistik MotoGP Mandalika untuk dukung kelancaran event internasional di NTB.
Polsek Bambanglipuro menangkap pria asal Sleman yang menipu kelompok tani dengan modus meminjam pompa air lalu menjualnya ke rongsok.
Banyumas revisi tarif retribusi pasar lewat Perbup 8/2026. Pedagang dapat keringanan, kepatuhan ditargetkan meningkat.
Lima remaja di Pati dibina polisi usai viral video pocong. Polisi pastikan konten hoaks dan situasi tetap aman.
WBC tetapkan Agit Kabayel sebagai penantang wajib Oleksandr Usyk untuk perebutan gelar dunia kelas berat pada 2026.