Krisis Selat Hormuz Ancam Ekonomi Global, Pasokan Minyak Menipis
Krisis Selat Hormuz picu ancaman ekonomi global. IMF, Bank Dunia, IEA, dan WTO soroti pasokan minyak dan energi.
Bendera AS dan Iran.ist
Harianjogja.com, TEHERAN — Perundingan antara Iran dan Amerika Serikat dijadwalkan berlangsung di Islamabad pada Sabtu malam dan diperkirakan berjalan selama satu hari.
Pembicaraan ini menjadi bagian penting dari upaya meredakan ketegangan kedua negara setelah kesepakatan gencatan senjata sementara diumumkan sebelumnya.
Siap Tanpa Kesepakatan
Media pemerintah Iran melaporkan delegasi Teheran telah siap menghadapi berbagai kemungkinan hasil, termasuk skenario tanpa kesepakatan.
Perundingan disebut akan berlangsung dalam dua format, yakni secara langsung maupun melalui perantara, dengan Pakistan bertindak sebagai mediator.
Deretan Tokoh Kunci Hadir
Delegasi Iran dipimpin oleh Mohammad-Bagher Ghalibaf, didampingi Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Ali Akbar Ahmadian, serta Gubernur Bank Sentral Abdolnaser Hemmati.
Sementara itu, delegasi AS dipimpin Wakil Presiden J. D. Vance bersama utusan khusus Presiden Donald Trump, yakni Steve Witkoff dan Jared Kushner.
Fokus Gencatan Senjata dan Energi
Sebelumnya, Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan dengan Iran.
Sebagai tindak lanjut, Iran juga membuka kembali Selat Hormuz yang selama ini menyumbang sekitar 20 persen pasokan minyak dan energi global.
Isu energi diperkirakan menjadi salah satu topik utama dalam pembicaraan, mengingat dampaknya terhadap stabilitas ekonomi dunia.
Pakistan Dorong Perdamaian
Pemerintah Pakistan berharap perundingan ini dapat menghasilkan solusi jangka panjang bagi konflik di kawasan Timur Tengah.
Wakil Perdana Menteri sekaligus Menlu Pakistan, Mohammad Ishaq Dar, menegaskan komitmen negaranya untuk terus memfasilitasi dialog konstruktif antara kedua pihak.
Pertemuan ini dinilai sebagai langkah awal penting dalam membuka ruang dialog yang lebih luas antara AS dan Iran, sekaligus meredakan ketegangan geopolitik yang selama ini berdampak pada sektor energi global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Krisis Selat Hormuz picu ancaman ekonomi global. IMF, Bank Dunia, IEA, dan WTO soroti pasokan minyak dan energi.
Dirut Hanania Group ditahan Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan umrah dan penggelapan dana jamaah dengan kerugian Rp12,14 miliar.
Polresta Banyumas menggelar patroli gabungan di sejumlah titik rawan balap liar di Purwokerto dan menindak empat pengendara pelanggar lalu lintas.
Prabowo menerbitkan Perpres Nomor 26 Tahun 2026 yang memungkinkan BLU dan BUMN mengimpor minyak, BBM, dan LPG untuk ketahanan energi nasional.
Inovasi Vocasignora karya mahasiswa Sekolah Vokasi Undip meraih medali emas dan Best International Invention pada WYIE 2026 di Malaysia.
Veda Ega Pratama finis di posisi ke-21 pada FP2 Moto3 GP Italia 2026 di Mugello. Pembalap Indonesia masih berpeluang memperbaiki hasil di kualifikasi.