Advertisement
Motor Listrik SPPG Viral, Ini Penjelasan Soal Anggarannya
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA— Ramainya video motor berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) di media sosial memicu penjelasan soal sumber anggaran. Pemerintah memastikan pengadaan kendaraan tersebut telah masuk skema resmi dan bukan program mendadak.
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana menjelaskan penganggaran motor listrik untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tercatat dalam Rekening Penampungan Akhir Tahun Anggaran (RPATA) sesuai ketentuan Kementerian Keuangan.
Advertisement
Ia menyebut mekanisme tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 84 Tahun 2025, yang mengatur pembayaran dilakukan dalam dua tahap.
“Pada akhir tahun 2025, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) telah mengajukan Surat Perintah Membayar (SPM) sehingga anggarannya masuk dalam RPATA,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
BACA JUGA
Pembayaran tahap pertama dilakukan saat 60 persen unit selesai, sedangkan tahap kedua diberikan setelah penyelesaian mencapai 100 persen.
Namun hingga batas akhir 20 Maret 2026, penyedia baru mampu menyelesaikan 85,01 persen atau sebanyak 21.801 unit dari total kontrak 25.644 unit.
“Sisa dana yang telah ditampung dikembalikan ke kas negara dengan penihilan RPATA bersamaan dengan pembayaran tahap 2,” kata Dadan.
Ia menegaskan total realisasi pengadaan motor listrik hanya 21.801 unit, sekaligus membantah informasi yang menyebut jumlahnya mencapai 70 ribu unit.
Menurutnya, pengadaan tersebut merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025 untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya mobilitas kepala SPPG.
Dadan juga menjelaskan realisasi administrasi dan keuangan baru berlangsung pada 2026 karena mengikuti mekanisme pengelolaan anggaran pemerintah.
Klarifikasi ini sekaligus menegaskan komitmen transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program pemerintah di sektor pemenuhan gizi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Sterilisasi Bus di Parkiran Senopati Picu Penurunan Aktivitas Ekonomi
Advertisement
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Advertisement
Berita Populer
- WFH ASN DIY Dimulai, Rabu Dipilih Hindari Efek Libur Panjang
- IUP Bermasalah Terancam Dicabut, Prabowo Beri Waktu Seminggu
- Prabowo: 70 Persen Energi Asia Timur Lewat Laut Indonesia
- Penyerbuan Al Aqsa Picu Kecaman, MHM Soroti Pelanggaran
- BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di DIY Mulai 9-11 April
- Jadwal KRL Jogja-Solo 9 April 2026, Lengkap dari Tugu
- Viral Keributan di Kotagede Jogja, Polisi Pastikan Berakhir Damai
Advertisement
Advertisement






