Aktivis Global Sumud Flotilla Disiksa Saat Ditahan Israel
Aktivis Global Sumud Flotilla mengaku mengalami sengatan listrik dan kekerasan fisik saat ditahan Israel usai misi kemanusiaan menuju Gaza.
Seismograf gempa bumi - Ilustrasi/StockCake
Harianjogja.com, PADANG—Getaran gempa yang terasa cukup kuat mengguncang wilayah Tuapejat di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, pada Sabtu (4/4/2026) sore, memicu kepanikan warga yang merasakan guncangan tiba-tiba.
Gempa terjadi pada pukul 18.21 WIB dengan magnitudo 5,7, berdasarkan laporan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Informasi tersebut disampaikan melalui pesan singkat elektronik kepada publik.
Pusat gempa berada di koordinat 2,05 Lintang Selatan dan 100,05 Bujur Timur, atau sekitar 51 kilometer tenggara Tuapejat di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Gempa terjadi di kedalaman 11 kilometer.
Wilayah Mentawai yang dikenal sebagai Bumi Sikerei kembali merasakan aktivitas seismik yang cukup signifikan. Meski demikian, belum ada laporan resmi terkait dampak kerusakan maupun korban akibat kejadian ini.
Guncangan pada sore hari tersebut sempat membuat warga waspada, mengingat wilayah pesisir seperti di Kepulauan Mentawai memiliki kerentanan terhadap aktivitas gempa.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta terus memantau informasi resmi terkait perkembangan situasi pascagempa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Aktivis Global Sumud Flotilla mengaku mengalami sengatan listrik dan kekerasan fisik saat ditahan Israel usai misi kemanusiaan menuju Gaza.
DPRD Gunungkidul meminta lima proyek strategis senilai Rp17,3 miliar segera dilelang agar pengerjaan tidak molor.
BTS dipastikan tampil di American Music Awards 2026 dan membawa tiga nominasi bergengsi termasuk Artist of the Year.
Kehadiran Megawati Hangestri membuat followers Instagram Hyundai Hillstate melonjak hingga tembus 150 ribu.
NTP DIY turun 2,89 persen pada April 2026. Kenaikan biaya produksi disebut menekan keuntungan petani.
PLN memberikan diskon tambah daya listrik 50 persen hingga 2 Juni 2026 melalui aplikasi PLN Mobile.