Advertisement

Kopdes Merah Putih Tak Hanya Ekonomi, Kini Lindungi Perempuan

Jumali
Rabu, 01 April 2026 - 10:47 WIB
Jumali
Kopdes Merah Putih Tak Hanya Ekonomi, Kini Lindungi Perempuan Petugas memasang plang penanda Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kalurahan Banguntapan di kompleks kalurahan setempat, Selasa (14/10/2025). Harian Jogja - Yosef Leon

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA — Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih tidak hanya difungsikan sebagai penggerak ekonomi, tetapi juga akan dilengkapi pos pengaduan khusus untuk perlindungan perempuan dan anak.

Langkah ini dinilai penting untuk mendekatkan layanan perlindungan sosial langsung ke tingkat desa dan kelurahan.

Advertisement

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan bahwa setiap gerai atau klinik Kopdes Merah Putih ke depan akan menyediakan ruang khusus sebagai pos pengaduan bagi perempuan dan anak.

“Ini adalah bentuk afirmatif kami untuk melindungi kepentingan perempuan dan anak-anak di daerah, desa, dan kelurahan,” ujar Ferry saat menerima Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Pertemuan tersebut membahas kolaborasi lintas kementerian dalam memperkuat peran perempuan sekaligus meningkatkan perlindungan sosial di tingkat desa.

Menurut Ferry, keberadaan pos pengaduan ini akan mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan perlindungan tanpa harus ke kota atau kabupaten.

Selain itu, kerja sama antara Kementerian Koperasi dan Kementerian PPPA juga diarahkan untuk memperkuat ekonomi perempuan melalui integrasi program Kopdes Merah Putih dengan program Ruang Bersama Indonesia.

Dorong Perempuan Masuk Ekosistem Koperasi

Ferry menambahkan, kelompok perempuan produktif binaan Kementerian PPPA akan didorong bertransformasi menjadi koperasi agar memiliki kemandirian ekonomi.

Dukungan yang diberikan tidak hanya berupa pendampingan, tetapi juga akses pembiayaan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

Ia juga menegaskan pentingnya partisipasi aktif perempuan di desa dan kelurahan untuk bergabung dalam Kopdes Merah Putih maupun koperasi lainnya.

Dukungan PPPA dan Proyek Percontohan

Menteri PPPA Arifah Fauzi menyambut baik inisiatif ini dan menilai kehadiran pos pengaduan di koperasi merupakan langkah strategis dalam mendekatkan layanan pencegahan kekerasan.

“Sangat tepat jika salah satu gerainya dijadikan tempat untuk penanganan dan yang lebih penting adalah pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujar Arifah.

Ia menjelaskan, kolaborasi ini sejalan dengan program Ruang Bersama Indonesia yang berfokus pada penyelesaian berbagai persoalan desa, mulai dari ekonomi, kesehatan, hingga ketahanan pangan.

Sebagai tahap awal, kedua kementerian sepakat menjalankan proyek percontohan di sejumlah daerah tanpa menunggu rampungnya nota kesepahaman (MoU).

“Kita bisa langsung mulai di daerah yang koperasi desanya sudah berjalan dan gerakan perempuannya sudah ada,” kata Arifah.

Dengan langkah ini, Kopdes Merah Putih tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi desa, tetapi juga berperan sebagai garda terdepan dalam perlindungan sosial masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jembatan Garuda dari Presiden Prabowo Mulai Dibangun di Gunungkidul

Jembatan Garuda dari Presiden Prabowo Mulai Dibangun di Gunungkidul

Gunungkidul
| Rabu, 01 April 2026, 13:57 WIB

Advertisement

Blunder! Iklan Bus Skotlandia Gunakan Pemandangan China

Blunder! Iklan Bus Skotlandia Gunakan Pemandangan China

Wisata
| Rabu, 01 April 2026, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement