Advertisement

Wisatawan Lumajang Tersambar Petir, Satu Tewas di Pantai Bambang

Newswire
Minggu, 29 Maret 2026 - 15:07 WIB
Sunartono
Wisatawan Lumajang Tersambar Petir, Satu Tewas di Pantai Bambang Petir / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, LUMAJANG—Tragedi memilukan melanda kawasan wisata pantai selatan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, setelah 10 orang wisatawan dilaporkan tersambar petir pada Minggu (29/3/2026).

Insiden maut yang terjadi di tengah suasana liburan tersebut merenggut satu nyawa, sementara sejumlah korban lainnya harus menjalani perawatan intensif akibat luka bakar dan kondisi tidak sadarkan diri.

Advertisement

Kasubsi Pengelola Informasi dan Dokumentasi Multimedia (PIDM) Sihumas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, merinci bahwa peristiwa ini terjadi di dua lokasi berbeda namun masih dalam satu wilayah administratif.

"Berdasarkan informasi yang kami terima dari Polsek Pasirian, dua orang tersambar petir di objek wisata Pantai Watu Pecak dan delapan orang tersambar petir di Pantai Bambang. Kedua objek wisata itu berada di Kecamatan Pasirian," ungkap Suprapto saat memberikan keterangan resmi di Lumajang, Minggu.

Wilayah Kecamatan Pasirian diketahui telah diguyur hujan lebat sejak Sabtu (28/3/2026) sore. Meskipun sebagian besar pengunjung telah meninggalkan lokasi, sejumlah wisatawan memilih tetap tinggal untuk berteduh sembari menunggu cuaca sedikit membaik. Nahas, keputusan untuk berlindung di bawah tenda darurat justru berujung petaka bagi rombongan wisatawan di Pantai Bambang.

"Di Pantai Bambang, awal mulanya delapan wisatawan menikmati wisata pantai, kemudian mereka berteduh di pondok terpal yang dibuat sendiri saat hujan deras disertai petir di kawasan wisata tersebut," tuturnya.

Tidak berselang lama, sambaran kilat menghantam tenda tempat mereka berlindung hingga membuat para korban terkapar. Petugas keamanan bersama panitia setempat segera mengevakuasi para korban menuju Puskesmas Pasirian dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasirian.

"Dari delapan korban, 1 orang diantaranya meninggal dunia, satu orang masih koma dirujuk ke RSUD Pasirian dan 6 orang lainnya mengalami luka ringan yang menjalani perawatan di Puskesmas Pasirian," katanya.

Identitas korban tewas diketahui bernama Alvin (23), warga Desa Candipuro. Sementara itu, satu korban yang masih dalam kondisi kritis atau koma diidentifikasi sebagai Radit, yang juga merupakan warga asal Desa Candipuro.

Enam korban luka ringan lainnya yang tengah menjalani perawatan medis adalah Riyanto (25), Tomi (22), Dadang (25), Junaidi (22), Sutikno (23), dan Fagis Gama (24). Mayoritas dari mereka merupakan pemuda asal Kecamatan Candipuro yang tengah berwisata bersama.

Di lokasi berbeda, yakni Pantai Watu Pecak, dua korban yang tersambar petir adalah seorang kakek dan cucunya yang sedang berada di warung milik mereka. Keduanya dilaporkan jatuh pingsan akibat syok hebat saat petir menyambar area pondok dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Menyikapi rentetan kejadian ini, pihak kepolisian meminta masyarakat untuk lebih waspada terhadap perubahan cuaca yang ekstrem secara mendadak.

Suprapto mengimbau wisatawan dan masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu di kawasan pantai selatan Lumajang, serta mencari tempat yang aman saat cuaca ekstrem melanda wilayah setempat. Langkah antisipasi ini dinilai krusial mengingat karakteristik cuaca di pesisir selatan yang kerap berubah dengan intensitas petir yang cukup tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Cegah Erosi Lintas Generasi, Kali Kuning Dihijaukan

Cegah Erosi Lintas Generasi, Kali Kuning Dihijaukan

Sleman
| Minggu, 29 Maret 2026, 16:37 WIB

Advertisement

Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing

Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing

Wisata
| Sabtu, 28 Maret 2026, 18:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement