Advertisement
Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
Aktivis KontraS Andrie Yunus. / Foto Instagram aandrieyunus
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Markas Besar TNI mengonfirmasi penyerahan jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) yang sebelumnya dipegang Letjen TNI Yudi Abrimantyo, menyusul proses pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban institusi di tengah proses penyelidikan yang sedang berlangsung.
Advertisement
"Jadi kami perlu sampaikan di sini, sebagai bentuk pertanggungjawaban hari ini telah dilaksanakan penyerahan jabatan Kabais," kata Aulia dalam jumpa pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.
Dalam sesi tanya jawab, Aulia sempat dimintai penjelasan lebih rinci mengenai status jabatan tersebut, termasuk apakah posisi Kabais telah diisi oleh pejabat baru. Namun, ia tidak memberikan keterangan lanjutan terkait detail pergantian tersebut.
BACA JUGA
Penyerahan jabatan ini berkaitan dengan penyelidikan kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus. Dalam perkembangan terbaru, TNI telah menetapkan empat anggotanya dari Badan Intelijen Strategis (Bais) sebagai terduga pelaku.
Keempatnya masing-masing berinisial Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES. Mereka kini tengah menjalani pemeriksaan oleh tim penyelidik internal TNI.
Proses penanganan kasus masih berlangsung, dan TNI menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas perkara tersebut sesuai mekanisme yang berlaku di lingkungan militer.
Seusai proses pemeriksaan berjalan, publik menantikan transparansi hasil penyelidikan serta langkah lanjutan yang akan diambil sebagai bentuk akuntabilitas institusi terhadap kasus yang menyita perhatian luas ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur 25 Maret 2026, Tarif Rp8.000
- Ikuti Google Maps, Pemudik Malah Masuk Jalan Sawah di Sleman
- Dampak Konflik Timur Tengah, Plastik di Korea Terancam Langka
- Daya Beli Turun, Kunjungan Wisata Glagah Ikut Menyusut
- Antoine Griezmann Resmi Hengkang ke MLS, Gabung Orlando City
- Mudik ke Gunungkidul Tahun Ini Diklaim Lebih Ramai dan Lancar
- Posko THR Sleman Catat 5 Aduan, Sebagian Belum Bayar Penuh
Advertisement
Advertisement








