Pertumbuhan Ekonomi 5,29% Belum Ciptakan Lapangan Kerja Berkualitas
Pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,29% pada kuartal II 2026 belum mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas. BPS mencatat pekerja mandiri meningkat, sementara p
Sapi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Gabungan Pelaku Usaha Peternakan Sapi Potong Indonesia (Gapuspindo) memberikan lampu hijau terhadap rencana strategis pemerintah mendatangkan 100.000 ekor sapi hidup dari Brasil. Langkah ini dinilai menjadi solusi krusial untuk menambal ketimpangan antara tingginya konsumsi daging nasional dengan kapasitas produksi peternak lokal.
Direktur Eksekutif Gapuspindo, Djoni Liano, mengungkapkan bahwa kondisi ketergantungan pada pasokan luar negeri saat ini sulit dihindari akibat angka defisit yang masih mencolok. Berdasarkan kalkulasi terkini, produksi daging sapi domestik baru mampu memenuhi sebagian kecil kebutuhan, sementara sisanya masih bergantung pada kebijakan impor.
“Jadi tidak ada jalan lain, kita harus melakukan impor. Kalau saya melihatnya seperti itu, hitungan pemerintah juga begitu, defisitnya [produksi daging sapi] masih 54% dari kebutuhan nasional, kan,” kata Djoni saat ditemui usai rapat di Komisi VI DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2026).
Djoni menilai kebijakan ini sejalan dengan ambisi besar pemerintah dalam mewujudkan swasembada protein pada masa mendatang. Impor yang direncanakan tidak hanya terpaku pada sapi potong untuk konsumsi jangka pendek, melainkan juga mencakup sapi indukan yang diproyeksikan dapat mempercepat peningkatan populasi ternak di dalam negeri.
Meski demikian, para pelaku usaha mengingatkan pemerintah untuk menyusun model bisnis yang berkelanjutan agar kebijakan ini memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat. Aspek pemberdayaan peternak lokal dan penciptaan nilai tambah harus menjadi prioritas utama agar impor tidak sekadar menjadi kegiatan rutin tanpa progres kemandirian.
“Apakah mendistribusikan kepada masyarakat atau memang untuk mengembangkannya di station pemerintah begitu, kan, sebelum didistribusikan kepada masyarakat,” ujarnya sembari menekankan pentingnya konsistensi regulasi agar investasi di sektor peternakan tetap stabil.
Rencana optimalisasi impor sapi hidup ini sebelumnya mencuat dalam rapat koordinasi yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, untuk menetapkan cadangan pangan pemerintah (CPP) 2026. Pemerintah optimistis bahwa dengan mengalihkan fokus pada sapi hidup dibandingkan daging beku, akan ada multiplier effect berupa penyerapan tenaga kerja di sektor penggemukan dan peningkatan permintaan pakan ternak lokal.
“Kalau kita mau pemberdayaan, maka kita bebaskan impor sapinya. Sapi [hidup], agar punya nilai tambah,” kata Zulhas di Kantor Kemenko Pangan saat memaparkan strategi pemenuhan protein nasional yang lebih inklusif bagi ekosistem peternakan rakyat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,29% pada kuartal II 2026 belum mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas. BPS mencatat pekerja mandiri meningkat, sementara p
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.
Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia dinilai berpotensi masuk kategori risiko tinggi PP Tunas seperti Lazada dan Blibli.
Lomba Ayam Bekisar Piala Jogja Istimewa ke-3 diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai daerah dan mengangkat pelestarian budaya serta satwa.