Balogun Pimpin Top Skor Piala Dunia 2026, Ungguli Vinicius dkk
Folarin Balogun memimpin daftar top skor Piala Dunia 2026 dengan dua gol. FIFA menjelaskan aturan penentuan peraih Sepatu Emas.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/6/2026). ANTARA/Maria Cicilia Galuh
Harianjogja.com, JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait beredarnya informasi yang menyebut adanya pembagian keuntungan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto. Lembaga tersebut memastikan kabar tersebut tidak benar alias hoaks.
Kepala BGN, Nanik S Deyang, menegaskan bahwa narasi yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan itu merupakan bentuk disinformasi yang tidak pernah disampaikan oleh pihaknya. Ia menyebut, informasi tersebut berpotensi menyesatkan masyarakat dan memicu kegaduhan di ruang publik.
“Saya menegaskan bahwa narasi tersebut tidak benar. Saya tidak pernah menyampaikan pernyataan seperti yang beredar,” ujar Nanik dalam keterangan resmi, Minggu (14/6/2026).
Menurutnya, pencatutan nama pejabat publik dalam narasi yang tidak valid kerap digunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk membangun opini yang provokatif. Hal ini dinilai berbahaya karena dapat memengaruhi persepsi masyarakat tanpa dasar yang jelas.
BGN pun mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Nanik menekankan pentingnya memastikan kebenaran berita melalui kanal resmi sebelum membagikannya lebih luas.
“Masyarakat harus lebih cermat. Pastikan informasi berasal dari sumber resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman,” katanya.
Lebih lanjut, BGN menegaskan bahwa seluruh informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi lembaga, seperti siaran pers, situs resmi, serta akun media sosial yang telah terverifikasi. Di luar itu, informasi tidak dapat dijadikan rujukan yang sah.
Dalam beberapa waktu terakhir, penyebaran hoaks terkait program pemerintah memang meningkat, terutama yang menyangkut isu sensitif seperti bantuan sosial dan program strategis nasional. Program MBG sendiri merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan.
BGN memastikan bahwa pelaksanaan program tersebut dilakukan secara transparan, akuntabel, dan diawasi sesuai ketentuan yang berlaku. Fokus utama program ini adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang lebih baik, bukan untuk kepentingan pihak tertentu.
Nanik juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ruang digital yang sehat dengan tidak menyebarkan informasi yang bersifat manipulatif, provokatif, maupun mengandung unsur fitnah.
“Kami berharap masyarakat bisa lebih bijak dalam bermedia digital. Verifikasi informasi adalah kunci agar tidak terjebak hoaks,” ujarnya.
BGN menegaskan akan terus fokus menjalankan program-program pelayanan publik serta mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Folarin Balogun memimpin daftar top skor Piala Dunia 2026 dengan dua gol. FIFA menjelaskan aturan penentuan peraih Sepatu Emas.
Kalurahan Bendung, Gunungkidul mewajibkan warga memasang kentongan untuk meningkatkan keamanan lingkungan dan menjaga tradisi..
Konkurs Perkutut Piala Paku Alam X di Bantul diikuti 294 peserta dari berbagai daerah, dorong pelestarian budaya dan pariwisata DIY.
Keroncong Plesiran ke-10 di Prambanan sukses menarik ribuan penonton meski diguyur hujan, tampilkan kolaborasi lintas genre dan generasi.
Kebo bule Keraton Solo geladi kirab Malam 1 Sura. Beberapa kerbau sempat ngambek karena berahi dan kerumunan warga.
Presiden Prabowo bahas lonjakan investasi asing usai lawatan luar negeri, pemerintah siap buka data ke publik.