Advertisement

Viral Mobil Calya Ugal-ugalan di Jakarta Pusat, Sopir Dites Urine

Newswire
Kamis, 26 Februari 2026 - 13:47 WIB
Maya Herawati
Viral Mobil Calya Ugal-ugalan di Jakarta Pusat, Sopir Dites Urine Tangkapan layar melalui Instagram akun wargajakarta.id sebuah mobil dikepung oleh masyarakat diduga karena berkendara secara ugal-ugalan di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026). ANTARA/Instagram/wargajakarta.id - Ilham Kausar

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Aksi mobil ugal-ugalan di Jakarta Pusat yang viral di media sosial berujung pemeriksaan polisi terhadap pengemudi berinisial HM (24), termasuk tes urine yang hasilnya negatif. Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya kini melanjutkan proses hukum atas dugaan pelanggaran lalu lintas berbahaya yang dilakukan pelaku.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin menjelaskan, pemeriksaan urine dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan untuk memastikan kondisi pengemudi saat kejadian.

Advertisement

"Sementara ini dari hasil tes urine yang kami lakukan memang didapati hasilnya negatif," kata Komarudin dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Saat diamankan, pengemudi tidak sendirian karena terdapat seorang penumpang perempuan di dalam kendaraan. Polisi juga melakukan penggeledahan terhadap mobil yang digunakan pelaku.

"Di dalam mobil yang digunakan oleh pengendara didapati ada empat pasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) berlainan. Kemudian juga ditemukan ada satu senjata api mainan dan dua senjata tajam jenis golok dan badik," katanya.

Atas perbuatannya, pengemudi dijerat dengan Pasal 311 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Ketentuan tersebut mencakup tindakan mengemudikan kendaraan secara sengaja dengan cara yang membahayakan nyawa atau barang.

Selain itu, pasal tersebut juga mengatur sanksi bagi pengemudi yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas dengan kerusakan kendaraan maupun korban luka ringan. Ancaman hukuman maksimal mencapai empat tahun penjara dan denda hingga Rp8 juta.

"Untuk selanjutnya, kami limpahkan ke Reserse Polres Metro Jakarta Pusat untuk dilakukan pendalaman," kata Komarudin.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga mengungkap kronologi kejadian mobil ugal-ugalan tersebut yang terjadi pada Rabu (25/2/2026). Kendaraan diketahui melaju dari arah selatan atau kawasan Senen menuju Pasar Baru sebelum akhirnya diamankan petugas.

"Di mana pada saat kejadian, petugas kami yang sedang berpatroli mendapati perilaku dari pengendara yang tidak lazim di tengah kepadatan ibu kota di sore hari," katanya.

Petugas kemudian mencurigai kendaraan tersebut karena melaju dengan kecepatan tinggi serta menggunakan TNKB yang tidak sesuai peruntukannya. Polisi sempat melakukan pengejaran hingga kendaraan berputar di depan Markas Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI) dan masuk ke Jalan Gunung Sahari 4.

"Petugas mengikuti kendaraan tersebut dan sempat berputar di depan Koarmada RI, berputar kemudian masuk ke Jalan Gunung Sahari 4," katanya.

Kasus mobil ugal-ugalan Jakarta Pusat yang viral ini menjadi perhatian publik karena dinilai membahayakan pengguna jalan lain, sehingga kepolisian menegaskan proses hukum akan terus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

BBPOM Yogyakarta Cek Takjil di Pasar Bantul, Semua Aman

BBPOM Yogyakarta Cek Takjil di Pasar Bantul, Semua Aman

Bantul
| Kamis, 26 Februari 2026, 17:27 WIB

Advertisement

Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah

Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah

Wisata
| Selasa, 24 Februari 2026, 13:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement