Advertisement

Mudik Lebaran 2026, Tol Bocimi Fungsional Dibuka

Newswire
Kamis, 19 Februari 2026 - 22:27 WIB
Sunartono
Mudik Lebaran 2026, Tol Bocimi Fungsional Dibuka Ilustrasi arus mudik. - Antara - Aprillio Akbar

Advertisement

Harianjogja.com, SUKABUMI—Mudik Lebaran 2026 diprediksi memicu lonjakan kendaraan di jalur Bogor–Sukabumi. Untuk mengantisipasi kepadatan tersebut, Tol Fungsional Bocimi Seksi 3 disiapkan sebagai jalur alternatif guna memecah arus saat Idul Fitri 1447 Hijriah.

Langkah kesiapan itu dipastikan setelah Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Agus Suryonugroho, melakukan pengecekan langsung ke ruas Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) pada Kamis. Peninjauan difokuskan pada kesiapan pengamanan serta skema rekayasa lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan.

Advertisement

Berdasarkan keterangan yang diterima di Jakarta, Agus menjelaskan pengoperasian Tol Fungsional Bocimi Seksi 3 dari Parung Kuda hingga Exit Karang Tengah diharapkan mampu mengurangi beban kendaraan dari arah Jakarta yang selama ini menumpuk di jalur arteri nasional.

Kendaraan yang mengarah ke Palabuhanratu atau Cibadak nantinya akan dialihkan keluar melalui Exit Tol Parung Kuda di Kilometer 72.

“Kita survei, khususnya Tol Bocimi yang nanti fungsional dari Cibadak menuju Karang Tengah. Jadi, sepanjang lima kilometer ini sangat strategis untuk memecah jalur yang ada di arteri atau nasional, khususnya menghindari dari kemacetan di Pasar Cibadak,” katanya.

Sementara itu, arus kendaraan dari Jakarta yang menuju Kota Sukabumi diarahkan masuk ke jalur tol fungsional dan keluar melalui Exit Karang Tengah, sebelum kembali melanjutkan perjalanan lewat jalan nasional.

Menurut Agus, pola rekayasa tersebut memungkinkan arus kendaraan terbagi dua jalur sehingga potensi penumpukan di kawasan Cibadak dapat ditekan. “Arus yang dari Jakarta menuju Sukabumi itu bisa kita pecah menjadi dua, baik yang melalui arteri dan fungsional,” ucapnya.

Korlantas Polri bersama Ditlantas Polda Jawa Barat juga menyiapkan skema pengaturan lalu lintas di titik pertemuan antara pintu keluar tol dan jalan nasional. Penerapan rekayasa arus bersifat situasional sesuai diskresi kepolisian di lapangan.

Agus menambahkan, keberadaan Tol Fungsional Bocimi untuk Mudik Lebaran 2026 diharapkan mampu memangkas waktu tempuh perjalanan sekaligus mengurangi beban kendaraan di jalur nasional yang selama ini menjadi simpul kemacetan saat musim mudik.

Di sisi lain, Direktur Utama PT Trans Jawa Barat Abdul Hakim menyebut ruas tersebut memang disiapkan untuk pengoperasian fungsional demi mendukung mobilitas masyarakat pada puncak arus mudik dan arus balik.

"Kita mempersiapkan kurang lebih lima kilometer dari Parung Kuda sampai nanti di ujungnya keluar di Karang Tengah. Karang Tengah itu nanti keluarnya nyambung di jalan nasional yang sudah melewati beberapa titik-titik yang padat Pasar Cibadak," ujarnya.

Dengan skema tersebut, distribusi kendaraan saat Mudik Lebaran 2026 diharapkan lebih merata karena arus dari Jakarta menuju Sukabumi tidak hanya bertumpu pada jalur arteri, melainkan terbagi melalui jalur fungsional yang terhubung langsung ke jalan nasional setelah melewati titik-titik padat di sekitar Pasar Cibadak dan wilayah Sukabumi sekitarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 20 Februari 2026, Tarif Rp8.000

Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 20 Februari 2026, Tarif Rp8.000

Jogja
| Jum'at, 20 Februari 2026, 00:37 WIB

Advertisement

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wisata
| Senin, 16 Februari 2026, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement