Advertisement

Prabowo Bahas Keanggotaan Dewan Perdamaian Gaza Bersama Ormas Islam

Newswire
Selasa, 03 Februari 2026 - 11:27 WIB
Sunartono
Prabowo Bahas Keanggotaan Dewan Perdamaian Gaza Bersama Ormas Islam Presiden Prabowo Subianto. - YouTube Sekretariat Presiden

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan perwakilan organisasi masyarakat (ormas) Islam nasional di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa siang, guna mendiskusikan posisi dan keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) Gaza.

Sejumlah ormas besar yang diundang dalam forum tersebut antara lain Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Muhammadiyah, serta Majelis Ulama Indonesia (MUI), yang dinilai memiliki peran strategis dalam menyuarakan aspirasi umat terkait isu kemanusiaan dan perdamaian internasional.

Advertisement

Wakil Ketua Umum MUI KH Cholil Nafis membenarkan adanya undangan pertemuan tersebut. Ia menyampaikan bahwa agenda yang diterimanya berkaitan dengan pembahasan Board of Peace Gaza.

"Ya, saya juga diundang siang ini. Yang sampai ke saya informasinya diskusi tentang BoP," ujar Kiai Cholil saat dihubungi wartawan di Jakarta, Selasa pagi.

Hal senada disampaikan Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf, yang juga menjabat Menteri Sosial RI. Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu memastikan dirinya akan menghadiri pertemuan bersama Presiden Prabowo.

"Iya benar, ada agenda tersebut jam 14.00 WIB," kata Gus Ipul.

Dari unsur Muhammadiyah, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti juga mengonfirmasi kehadiran organisasinya dalam pertemuan di Istana Kepresidenan.

"Dari Muhammadiyah akan hadir Prof. Syafiq Mughni dan saya," ujarnya.

Prof. Syafiq A. Mughni saat ini menjabat sebagai Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah, dan dikenal aktif dalam isu-isu hubungan internasional serta dialog perdamaian global.

Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace resmi diluncurkan pada sela World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026. Peluncuran forum internasional tersebut dipimpin oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump Jr. dan dihadiri oleh sejumlah kepala negara, termasuk Presiden Prabowo Subianto.

Dalam momentum tersebut, Presiden Prabowo menjadi salah satu pemimpin dunia yang menandatangani piagam pembentukan Dewan Perdamaian Gaza, yang bertujuan mendorong stabilitas, bantuan kemanusiaan, dan proses perdamaian di wilayah konflik Palestina.

"Saya kira ini kesempatan bersejarah. Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza," ujar Presiden Prabowo menjawab pertanyaan wartawan seusai menghadiri peluncuran BoP di Davos, Kamis.

Ia menilai kondisi kemanusiaan di Gaza mulai menunjukkan perbaikan seiring masuknya bantuan internasional secara masif.

"Yang jelas, penderitaan rakyat di Gaza sudah berkurang, sangat berkurang. Bantuan-bantuan kemanusiaan begitu besar, begitu deras masuk. Saya sangat berharap, dan Indonesia siap ikut serta," lanjutnya.

Menurut Presiden Prabowo, negara-negara yang bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza merupakan pihak-pihak yang memiliki komitmen nyata untuk membantu rakyat Palestina sekaligus mendorong terciptanya perdamaian berkelanjutan.

"Siapa yang ingin perdamaian ada di situ, siapa yang ingin membantu rakyat Gaza dan rakyat Palestina, mereka ada di dewan tersebut," kata Prabowo.

Selain Indonesia, sejumlah negara lain yang turut menandatangani piagam Dewan Perdamaian Gaza antara lain Hungaria, Bahrain, Maroko, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Belgia, Bulgaria, Mesir, Yordania, Kazakhstan, Republik Kosovo, Mongolia, Pakistan, Paraguay, Qatar, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab (UEA), dan Uzbekistan, yang menunjukkan dukungan internasional lintas kawasan terhadap inisiatif perdamaian Gaza.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Pemkot Jogja Anggarkan Rp14,8 Miliar Perkuat Drainase 2026

Pemkot Jogja Anggarkan Rp14,8 Miliar Perkuat Drainase 2026

Jogja
| Selasa, 03 Februari 2026, 13:27 WIB

Advertisement

Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun

Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun

Wisata
| Kamis, 29 Januari 2026, 11:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement