Advertisement
Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
Petugas memasang garis polisi di lokasi produksi petasan di salah satu rumah warga di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan. - Antara - ist/Polres Pamekasan
Advertisement
Harianjogja.com, PAMEKASAN—Suara ledakan keras dari sebuah rumah di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, berujung pada terbongkarnya aktivitas produksi petasan berdaya ledak tinggi yang melibatkan belasan orang.
Peristiwa ini terungkap sehari menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah saat patroli aparat dari Polsek Larangan di Pamekasan, Jawa Timur, mencurigai sumber ledakan yang mengejutkan warga sekitar.
Advertisement
Kapolres Pamekasan Ajun Komisaris Besar Polisi Hendra Eko Triyulianto menjelaskan, petugas yang mendengar ledakan langsung menuju lokasi dan menemukan aktivitas pembuatan petasan di dalam rumah warga.
“Tim yang mendengar adanya ledakan tersebut langsung menuju tempat kejadian perkara dan di sana terungkap bahwa ledakan tersebut terjadi di lokasi produksi petasan yang dilakukan oleh warga berinisial D ini,” katanya, Sabtu (21/3/2026).
BACA JUGA
Dalam penggerebekan itu, satu pelaku berinisial D (18), warga Dusun Duwak Tinggi, Desa Blumbungan, berhasil diamankan.
Sementara 11 orang lainnya yang diduga terlibat dalam produksi petasan melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran aparat.
“Tapi, nama-nama ke 11 orang yang melarikan diri ini sudah kami kantongi dan kini dalam pengejaran tim Reskrim Polres Pamekasan,” ujar Kapolres.
Dari lokasi di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, petugas menyita ratusan petasan siap pakai berukuran 3 hingga 12 cm serta petasan renteng sepanjang 3 meter.
Selain itu, ditemukan pula bahan peledak seperti 5 kilogram bubuk mesiu, belerang, serbuk arang, tepung kanji, hingga 2 kilogram booster kelingking.
Polisi juga mengamankan berbagai alat produksi, mulai dari timbangan elektrik, alat pembuat petasan dari kayu dan pipa besi, perekat, hingga selongsong petasan.
Barang bukti lain yang turut disita berupa tiga unit telepon seluler, empat sepeda motor, serta plastik bahan balon udara.
Saat ini, penanganan bahan peledak dilakukan dengan melibatkan tim Penjinak Bom Brimob Polda Jawa Timur untuk memastikan kondisi tetap aman.
Kapolres juga mengimbau 11 pelaku yang melarikan diri agar segera menyerahkan diri. Di sisi lain, rangkaian insiden petasan di Pamekasan dalam beberapa hari terakhir menunjukkan dampak serius bagi masyarakat.
Dalam kurun enam hari, tercatat tujuh orang mengalami luka-luka akibat ledakan petasan, mayoritas merupakan perakit.
Kejadian pertama terjadi pada 15 Maret di Kecamatan Tlanakan, saat Budianto (24), warga Dusun Selatan, Desa Tlesah, mengalami patah kaki hingga harus diamputasi.
Selanjutnya pada 16 Maret sekitar pukul 20.00 WIB, ledakan di rumah Rofik di Dusun Sajum, Kecamatan Pegantenan, menyebabkan lima orang mengalami luka bakar.
Salah satu korban, Kholis warga di Desa Plakpak, mengalami putus dua jari kaki serta luka bakar di wajah.
Insiden berikutnya terjadi pada 20 Maret, ketika remaja berinisial AR di Desa Duko Timur mengalami luka berat akibat ledakan bahan petasan.
Rangkaian kejadian ini memperlihatkan risiko tinggi dari aktivitas perakitan petasan ilegal yang tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga warga sekitar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
- Idulfitri Jadi Kesempatan Baik Saling Hargai Perbedaan
Advertisement
Bonus Miliaran Cair, Atlet Porda di Bantul Kantongi Puluhan Juta
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Pemerintah Dorong Pemudik WFH untuk Hindari Puncak Arus Balik
- KAI Siapkan 40 Ribu Tiket Diskon 30% untuk Arus Balik
- Bocah 9 Tahun Meninggal Dunia Akibat Ledakan Petasan di Semarang
- Nasib Bidding Indonesia di Piala Asia 2031 Tertahan Kebijakan Baru
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 21 Maret
- Cek Lur! Jadwal KA Prameks Kutoarjo-Jogja Hari Ini, Sabtu 21 Maret
- Jadwal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Palur Sabtu 21 Maret 2026
Advertisement
Advertisement








