Advertisement

Militer Iran Siaga Penuh, Tegaskan Persatuan Hadapi Ancaman AS

Newswire
Minggu, 25 Januari 2026 - 00:37 WIB
Sunartono
Militer Iran Siaga Penuh, Tegaskan Persatuan Hadapi Ancaman AS Bendera Iran.

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Jajaran komandan militer senior Iran menegaskan kesiapan angkatan bersenjata untuk mempertahankan negara hingga “titik darah penghabisan” di tengah meningkatnya kekhawatiran Teheran terhadap potensi serangan militer Amerika Serikat (AS). Penegasan itu disampaikan bersamaan dengan seruan kuat untuk menjaga persatuan internal sebagai benteng utama menghadapi ancaman eksternal.

Komandan Pasukan Darat Angkatan Darat Iran, Ali Jahanshahi, menyebut soliditas di tubuh militer sebagai faktor penentu dalam menghadapi situasi krisis. Pernyataan tersebut disampaikan melalui kantor berita Fars, menyusul eskalasi ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Advertisement

“Persatuan di antara angkatan bersenjata adalah kunci untuk menggagalkan musuh dalam situasi krisis,” kata Jahanshahi. Ia menekankan bahwa seluruh unsur militer harus bergerak sebagai satu kekuatan utuh. “Angkatan bersenjata harus bertindak sebagai satu kesatuan agar musuh merasa tidak berdaya saat menghadapinya,” ujarnya.

Jahanshahi menegaskan Pasukan Darat Angkatan Darat Iran akan berdiri bahu-membahu dengan Pasukan Darat Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) dalam mempertahankan kedaulatan negara. Ia menambahkan bahwa tidak ada pengorbanan yang akan dihindari demi melindungi wilayah Iran dari ancaman asing.

Pernyataan senada disampaikan Komandan Pasukan Darat IRGC Brigadir Jenderal Mohammad Karami. Dalam kesempatan terpisah, Karami menyatakan bahwa persatuan antarkekuatan militer selama ini telah berhasil menggagalkan berbagai rencana musuh yang menargetkan Iran.

“Sinergi yang ada di antara angkatan bersenjata merupakan aset berharga yang harus dijaga dan diperkuat dengan sungguh-sungguh,” kata Karami, menegaskan pentingnya menjaga kohesi di tengah tekanan geopolitik yang terus meningkat.

Pernyataan para petinggi militer Iran tersebut muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran di Israel terkait kemungkinan serangan pendahuluan dari Iran. Pada saat yang sama, Teheran juga mencermati potensi dirinya menjadi sasaran serangan militer Amerika Serikat, sebagaimana dilaporkan Channel 12 Israel pada Jumat.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa Amerika Serikat terus memperkuat kehadiran militernya di kawasan, langkah yang dinilai Teheran sebagai sinyal eskalasi dan tekanan strategis terhadap Iran.

Tekanan dari AS dan Israel terhadap Iran kian meningkat sejak akhir Desember 2025, bertepatan dengan merebaknya aksi protes di berbagai wilayah Iran akibat memburuknya kondisi ekonomi dan kualitas hidup masyarakat. Situasi domestik itu turut memperkeruh ketegangan antara Teheran dan Washington.

Pemerintah Iran menuduh Amerika Serikat memanfaatkan sanksi ekonomi, tekanan politik, serta kerusuhan domestik sebagai dalih untuk melakukan intervensi militer dan mendorong perubahan rezim, tudingan yang kembali mengemuka seiring meningkatnya ketegangan regional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jadwal Lengkap KRL Solo ke Jogja Minggu 25 Januari 2026, Cek di Sini

Jadwal Lengkap KRL Solo ke Jogja Minggu 25 Januari 2026, Cek di Sini

Jogja
| Minggu, 25 Januari 2026, 02:17 WIB

Advertisement

Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan

Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan

Wisata
| Sabtu, 24 Januari 2026, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement