Advertisement
Bulog Bakal Pakai Beras Premium untuk MBG dan Batalion TNI
Foto ilustrasi beras. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Perum Bulog memastikan dukungan penuh terhadap program makan bergizi gratis (MBG) dengan menyiapkan beras premium Bulog yang akan disalurkan ke dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah, sekaligus untuk memenuhi kebutuhan beras prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) di batalion teritorial pembangunan.
Kepastian tersebut disampaikan Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani seusai koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) terkait skema distribusi beras untuk pelaksanaan program MBG secara nasional. Bulog, kata dia, akan memastikan setiap dapur SPPG memperoleh pasokan beras sesuai standar yang ditetapkan.
Advertisement
“Terkait dengan MBG, kemarin kami sudah rapat juga dengan MBG [Badan Gizi Nasional] dalam hal ini. Jadi beras Bulog, beras premium Bulog nanti juga akan digunakan sebagai beras MBG untuk masing-masing dapur-dapur MBG yang di masing-masing daerah,” kata Rizal dalam konferensi pers di Bulog Business District, Jakarta Selatan, Sabtu (24/1/2026).
Selain mendukung pelaksanaan program makan bergizi gratis, Bulog juga mendapat mandat untuk memenuhi kebutuhan beras bagi batalion teritorial pembangunan (TP) di seluruh Indonesia. Arahan tersebut, menurut Rizal, berasal langsung dari Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.
BACA JUGA
“Jadi kalau ada 100 batalyon TP, berarti kami akan dukung kebutuhan beras-beras batalion teritorial pembangunan di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Sebelumnya, Bulog telah menyampaikan bahwa BGN wajib menyerap beras Bulog untuk pelaksanaan program MBG. Dalam kebijakan tersebut, Bulog menyiapkan dua alternatif kualitas beras yang dapat digunakan, yakni beras premium dan beras medium.
“Jadi sesuai dengan Inpres [Instruksi Presiden], Bulog itu menyiapkan bahan dasar, khususnya beras. Dan di Inpres itu tertuang wajib bahwa BGN untuk menyerap beras Bulog. Kami Bulog menyiapkan ada dua opsi, baik beras premium maupun beras medium,” terang Rizal saat ditemui di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis (2/10/2025).
Rizal menegaskan keputusan penggunaan jenis beras sepenuhnya berada di tangan BGN. Namun demikian, Bulog menjamin seluruh beras yang disalurkan memenuhi standar kualitas, kebersihan, serta kelayakan konsumsi untuk masyarakat penerima manfaat program MBG.
“Kami tawarkan ke beliau [BGN], terserah dari BGN akan menggunakan beras premium atau beras medium. Namun beras yang akan kami sajikan ini betul-betul berkualitas, higienis, sehat, dan memenuhi syarat dan layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat,” ujarnya.
Apabila BGN menetapkan penggunaan beras Bulog, Rizal menyebut distribusi akan dilakukan merata hingga tingkat kabupaten dan kota, dengan penyesuaian kebutuhan masing-masing dapur SPPG sesuai kapasitas layanan yang tersedia.
“Kami dorong, sesuai dengan Inpres Bapak Presiden bahwa diharapkan MBG itu menggunakan berasnya Bulog. Dan mudah-mudahan dengan adanya ini, kami akan buat tim terpadu ini, sesuai dengan rencana ada Keppres maupun Inpres-nya itu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- OTT KPK: Uang Ratusan Juta Disita, Bupati Rejang Lebong Jadi Tersangka
- THR ASN 2026 Mulai Cair, Kemenkeu Salurkan Rp11,16 Triliun
- BPOM Selidiki Penjualan Tramadol Bebas di Warung-Warung
- KPK Periksa Budi Karya Sumadi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api
- Prabowo: Indonesia Aman Pangan di Tengah Krisis Global
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KSPN Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Ndrini
- Jay Idzes Tampil Solid, Sassuolo Tetap Tumbang dari Lazio
- Pemkab Bantul Tambal Jalan Rusak di Jalur Padat dan Wisata
- Hasil Undian Piala FA: Man City vs Liverpool Tersaji di Perempat Final
- Maret 2026, 1.880 Hektare Lahan Padi di Kulonprogo Panen
- TikTok Batal Ditutup di Kanada, Operasi Lanjut dengan Pengawasan Ketat
- Prediksi Bhayangkara FC vs Arema FC: Duel Krusial Papan Tengah
Advertisement
Advertisement









