Advertisement
Cari Pesawat ATR yang Hilang di Maros, Ratusan Personel SAR Dikerahkan
Pesawat ATR 42-600S yang bisa lepas landas dan mendarat di landasan pacu sepanjang hanya 800 meter. ANTARA/ATR - pri.
Advertisement
Harianjogja.com, MAKASSAR—Basarnas Makassar mengerahkan puluhan personel sebagai bagian dari operasi pencarian pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang diduga jatuh di wilayah antara Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep) dan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Upaya pencarian ini menjadi fokus utama mengingat pesawat tersebut dilaporkan hilang kontak dalam perjalanan menuju Makassar.
Kepala Seksi Operasi Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan, menjelaskan bahwa Tim SAR Gabungan langsung bergerak menuju kawasan Leang-Leang setelah menerima titik koordinat lokasi hilang kontak dari Airnav Makassar.
Advertisement
“Kami Tim SAR Gabungan melaksanakan operasi SAR kecelakaan pesawat di Leang-Leang yang mana diberikan titik koordinat (lokasi hilang kontak) oleh Airnav Makassar di sekitaran Maros, Leang-leang,” ujarnya dalam keterangan yang diterima pada Sabtu (17/1/2026).
Informasi dari General Manager Airnav, Kristanti, menyebut hilangnya komunikasi pesawat ATR 42-500 tersebut terjadi di area Maros–Pangkep pada koordinat 04°57’08” LS dan 119°42’54” BT. Pesawat yang sedang terbang dari Jogjakarta menuju Makassar itu membawa total 11 orang, terdiri atas delapan kru serta tiga penumpang. Tim SAR Gabungan telah mengerahkan berbagai unsur peralatan termasuk truk, drone, dan rescue car untuk mendukung penyisiran titik lokasi.
BACA JUGA
“Personel kita sudah dikerahkan. Kita berangkatkan sortir pertama untuk melakukan asesmen ke lokasi sebanyak lima orang,” kata Sultan.
Ia menambahkan bahwa sortir kedua diberangkatkan dengan 15 personel tambahan, disusul sortir ketiga yang melibatkan berbagai potensi SAR hingga mengumpulkan total sekitar 360 orang. Operasi pencarian ini juga mendapat dukungan penuh dari TNI dan kepolisian yang ikut memperkuat koordinasi di lapangan dalam memaksimalkan pencarian pesawat yang hilang tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
- Atraksi Naik Gajah Dilarang, Warga Diminta Melapor
- Kemensos Benahi PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Warga Belum Terdaftar
- Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Januari 2026
- Pandji Dijadwalkan Jalani Peradilan Adat Toraja 10 Februari 2026
Advertisement
Kemantren Gondomanan Jogja Awasi Bank Sampah Anorganik, Ini Tujuannya
Advertisement
Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
Advertisement
Berita Populer
- MA Proses Pemberhentian Hakim PN Depok Tersangka KPK
- Tradisi Nyadran Dongkrak Harga Ayam Ras di Jogja
- Ketua MA Menilai OTT KPK Rusak Martabat Hakim
- Diskon 100 Persen PPN Tiket Pesawat Berlaku Maret 2026
- WHO Rilis Data, Perhimpunan Dokter Paru Ingatkan Infeksi Paru Berat
- Hoaks Ridwan Kamil Sebut Jokowi Terima Uang BJB
- Bantuan Pangan Non Tunai Kini Dibatasi, Ini Keterangan Lengkapnya
Advertisement
Advertisement



