Advertisement
Jalur KA Pantura Tergenang, 18 Kereta Terlambat, KAI Minta Maaf
Suasana Stasiun Tugu Yogyakarta, Sabtu (6/9/2025).ANTARA - ist/Daop 6 Yogyakarta\\r\\n
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—PT KAI (Persero) menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas gangguan perjalanan kereta api di jalur Pantura Jawa Tengah, tepatnya pada petak jalan antara Stasiun Kaliwungu dan Stasiun Kalibodri, Kabupaten Kendal.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa gangguan tersebut disebabkan luapan air setelah hujan deras mengguyur kawasan setempat sejak Kamis (15/1/2026) malam. Air yang merendam hingga setinggi kepala rel bahkan memicu gogosan, sehingga perjalanan kereta dari arah barat maupun timur harus dihentikan sementara.
Advertisement
“Penghentian sementara dilakukan sebagai langkah pengamanan. Keselamatan pelanggan dan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama,” ujar Anne, Jumat.
Petugas KAI langsung dikerahkan untuk melakukan penanganan di lokasi. Ketika intensitas hujan mulai menurun, jalur antara Stasiun Kaliwungu dan Kalibodri dapat kembali dilintasi pada Jumat dini hari.
BACA JUGA
Meski begitu, pembatasan kecepatan maksimal 40 km per jam masih diberlakukan sambil menunggu proses pemulihan prasarana selesai.
Dampak gangguan tersebut membuat 18 perjalanan kereta antarkota mengalami keterlambatan, dengan durasi mulai dari 8 menit hingga sekitar 2,5 jam. Keterlambatan terutama terjadi karena pengaturan perpindahan jalur serta antrean perjalanan untuk memastikan kondisi lintasan benar-benar aman.
“Perjalanan kereta api di jalur Pantura Jawa Tengah kini berangsur normal. Petugas tetap memantau dan melakukan perbaikan lanjutan agar layanan kembali pulih sepenuhnya,” jelas Anne.
KAI juga menyampaikan terima kasih atas pengertian para pelanggan yang terdampak serta berkomitmen menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan di seluruh lintasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Kota Besar
- Qatar Tegaskan Tidak Berperang dengan Iran, Klaim Hak Bela Diri
- Iran Memanas, 15 WNI di Teheran Siap Dievakuasi Lewat Azerbaijan
- KPK Duga Perusahaan Rokok Jateng-Jatim Terlibat Korupsi Cukai
- KPK Siap Usut Dugaan Korupsi Bea Cukai hingga Kanwil
Advertisement
Ganti Rugi Tol Jogja-YIA di Wates Cair hingga Rp6 Miliar per Bidang
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Selat Hormuz Jalur Vital 20 Persen Minyak Dunia, Kini Macet
- Bahaya Overhidrasi, Minum Berlebihan Bebani Ginjal
- THR 2026 Harus Lunas H-7 Lebaran, Tak Boleh Dicicil
- Gempa Dangkal Magnitudo 6,4 Guncang Sinabang Aceh
- Tanah Longsor di Sriharjo Bantul, Batu Besar Jebol Tembok Rumah Warga
- Sebut Anggaran MBG Fantastis, Mahasiswa Bantul Tuntut Evaluasi Total
- Volume Sampah Ramadan di Jogja Naik, DLH Pastikan Depo Tetap Kosong
Advertisement
Advertisement





