Advertisement
155 Ribu Warga Aceh Masih Mengungsi Akibat Banjir
Kondisi permukiman warga di Desa Blang Meurandeh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, pasca terjangan banjir bandang yang menyebabkan sebagian lahan warga hilang dan berubah menjadi aliran sungai, Jumat (28/11/2025). ANTARA/ist-Dok Warga - Sudirman
Advertisement
Harianjogja.com, ACEH— Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh melaporkan sebanyak 155.193 jiwa atau 49.800 kepala keluarga (KK) hingga kini masih bertahan di pengungsian pascabencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November 2025.
“Para pengungsi tersebut tersebar di 988 titik lokasi pengungsian di berbagai kabupaten/kota,” kata Juru Bicara Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh, Murthalamuddin, di Banda Aceh, Rabu (14/1/2026).
Advertisement
Ia merinci, jumlah pengungsi terbanyak berada di Kabupaten Aceh Utara dengan 67.876 jiwa, disusul Aceh Tamiang 26.040 jiwa, Gayo Lues 19.906 jiwa, dan Pidie Jaya 14.794 jiwa.
Sementara itu, pengungsi lainnya tercatat di Aceh Timur 8.507 jiwa, Aceh Tengah 8.021 jiwa, Bireuen 5.895 jiwa, Bener Meriah 2.116 jiwa, Nagan Raya 1.763 jiwa, serta masing-masing 138 jiwa dan 137 jiwa di Lhokseumawe dan Kabupaten Pidie.
BACA JUGA
Murthalamuddin menambahkan, banjir dan longsor yang terjadi secara meluas itu juga menyebabkan kerusakan signifikan pada pemukiman warga. Total 148.819 unit rumah dilaporkan terdampak, terdiri atas 64.740 unit rusak ringan, 40.114 unit rusak sedang, 29.755 unit rusak berat, dan 1.942 unit hilang terseret arus.
Ia menegaskan pemerintah bersama berbagai unsur terkait terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) untuk menampung warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian. Di sisi lain, persiapan pembangunan hunian tetap (huntap) juga sedang dipacu agar masyarakat terdampak segera kembali menempati rumah yang layak.
“Pemerintah terus berupaya memastikan pemulihan berjalan bertahap dan berkelanjutan, sehingga masyarakat terdampak bisa kembali hidup normal dengan kondisi hunian yang lebih layak,” ujar Murthalamuddin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Syafiq Ridhan Ali, Korban Hilang Gunung Slamet Ditemukan Meninggal
- KLH Siapkan Gugatan Triliunan Perusahaan Pemicu Banjir Sumatera
- Anwar Ibrahim Umumkan Malaysia Ikut Misi Kemanusiaan Gaza
- Indonesia Pulangkan 27.768 WNI dari Konflik dan Kejahatan Global
- Iran Memanas, Reza Pahlavi Ungkap Peta Jalan Transisi
Advertisement
Keran Air Siap Minum Aktif Lagi di Malioboro, Ini Titik Lokasinya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Pemkot Jogja Targetkan Kemiskinan Turun ke 5 Persen pada 2026
- Sudah 10 Hari Nelayan Kulonprogo Tak Melaut, Ini Penyebabnya
- BTS Gelar Konser Dua Hari di Jakarta Desember 2026
- Pemda DIY Perpanjang Bantuan Hidup 1.296 Mahasiswa Korban Bencana
- Kisah Inspiratif: Penjual Es Kelapa Daftarkan 24 Keluarga untuk Haji
- KNMP Poncosari Hampir Rampung, Nelayan Bantul Sumringah
- Guardiola: Trofi Piala Liga Bisa Dongkrak City Kejar Arsenal
Advertisement
Advertisement




