Advertisement

Kim Jong Un Rombak Pengawal, Khawatir Skenario Ukraina

Jumali
Selasa, 13 Januari 2026 - 17:37 WIB
Jumali
Kim Jong Un Rombak Pengawal, Khawatir Skenario Ukraina Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. - Reuters

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA— Kim Jong Un merombak pejabat keamanan pribadinya di tengah kekhawatiran ancaman pembunuhan, menyusul keterlibatan Korea Utara dalam konflik Rusia-Ukraina.

Kementerian Unifikasi Seoul mengonfirmasi bahwa tiga badan keamanan negara Pyongyang kini dipimpin oleh wajah baru. Analis dari Institut Unifikasi Nasional Korea, Hong Min, menilai perubahan pola pengawalan ini terdeteksi sejak Oktober 2024, tepat saat Korea Utara mengerahkan pasukannya untuk membantu Rusia di Ukraina.

Advertisement

"Dia mungkin menilai ada kemungkinan upaya pembunuhan yang melibatkan pihak Ukraina seiring meningkatnya sorotan internasional atas pengerahan pasukan tersebut," ujar Hong Min, dikutip dari AFP, Selasa (13/1/2026).

Fokus pada Ancaman Drone dan Gangguan Elektronik

Menanggapi risiko serangan modern, badan intelijen Seoul melaporkan bahwa Kim Jong Un telah meningkatkan protokol pengamanan melalui:

- Teknologi Anti-Drone: Pengadaan alat pendeteksi pesawat tak berawak.

- Gangguan Komunikasi: Penggunaan peralatan untuk memblokir sinyal elektronik di sekitar lokasi Kim.

Peningkatan keamanan ini juga terlihat saat Kim melakukan inspeksi strategis, termasuk pemeriksaan kapal selam bertenaga nuklir, yang sering kali didampingi oleh putrinya, Ju Ae—sosok yang diprediksi sebagai calon pewaris takhta.

Ketakutan Pyongyang diyakini semakin memuncak pasca-operasi Amerika Serikat yang berhasil menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, bulan ini. Operasi militer AS tersebut dianggap sebagai "skenario mimpi buruk" bagi Kim Jong Un.

Sebagai bentuk respons sekaligus gertakan, hanya sehari setelah penangkapan Maduro, Korea Utara langsung meluncurkan rudal hipersonik. Kim menyebut latihan tersebut sebagai langkah krusial untuk memperkuat pencegahan nuklir dari ancaman serangan serupa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Musim Hujan Rawan Leptospirosis, 13 Warga Bantul Meninggal di 2025

Musim Hujan Rawan Leptospirosis, 13 Warga Bantul Meninggal di 2025

Bantul
| Selasa, 13 Januari 2026, 21:07 WIB

Advertisement

Tren Wisata 2026: Bangkok Teratas, Bali 10 Besar Dunia

Tren Wisata 2026: Bangkok Teratas, Bali 10 Besar Dunia

Wisata
| Selasa, 13 Januari 2026, 16:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement