Advertisement

SPPG Karyasari Klarifikasi MBG Pakai Plastik di Pandeglang

Newswire
Minggu, 11 Januari 2026 - 19:27 WIB
Sunartono
SPPG Karyasari Klarifikasi MBG Pakai Plastik di Pandeglang Foto ilustrasi Makan Bergizi Gratis nasi goreng telur ceplok. - Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence - AI

Advertisement

Harianjogja.com, PANDEGLANG—Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karyasari, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten, memberikan klarifikasi terkait beredarnya video distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menampilkan makanan dibagikan menggunakan kantong plastik, tidak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Badan Gizi Nasional (BGN).

Kejadian tersebut berlangsung pada Kamis (8/1/2026) saat SPPG Karyasari mendistribusikan menu MBG bagi kelompok penerima manfaat ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B). Kepala SPPG Karyasari, Dimas Dhika Alpiyan, menjelaskan makanan awalnya telah dikemas menggunakan ompreng sesuai ketentuan BGN.

Advertisement

Namun setibanya di lokasi, salah satu kader posyandu memindahkan makanan dari ompreng ke kantong plastik tanpa koordinasi dengan petugas SPPG. Tindakan spontan tersebut dilakukan di lapangan dan tidak sesuai dengan SOP penyajian Program MBG yang menekankan aspek keamanan pangan dan kualitas gizi.

Dimas menegaskan pemindahan makanan dilakukan sepenuhnya atas inisiatif kader posyandu setempat. Setelah makanan dibagikan kepada penerima manfaat kelompok 3B, ompreng dikembalikan kepada sopir dalam kondisi kosong.

Pihak SPPG baru mengetahui kejadian tersebut keesokan harinya setelah video potongan distribusi MBG beredar luas di media sosial. Menyikapi hal itu, SPPG langsung mengundang para kader posyandu untuk klarifikasi pada Jumat (9/1/2026).

Koordinator Kader Posyandu Desa Pasirkadu, Lusi, menyampaikan pemindahan makanan ke plastik dilakukan semata-mata untuk menghindari risiko kontaminasi air hujan. Ia menegaskan kondisi makanan tetap layak konsumsi dan tidak mengalami kerusakan.

Sementara itu, Badan Gizi Nasional kembali menekankan bahwa seluruh tahapan distribusi MBG wajib mengikuti SOP, termasuk penggunaan ompreng sebagai wadah resmi, demi menjamin standar keamanan pangan nasional.

BGN berharap kejadian serupa tidak terulang dan seluruh pemangku kepentingan di daerah memahami pentingnya kepatuhan terhadap SOP Program Makan Bergizi Gratis agar tujuan peningkatan gizi ibu dan anak dapat tercapai secara optimal dan berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jadwal Bus DAMRI Jogja-Bandara YIA Senin 12 Januari

Jadwal Bus DAMRI Jogja-Bandara YIA Senin 12 Januari

Jogja
| Senin, 12 Januari 2026, 06:07 WIB

Advertisement

Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue

Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue

Wisata
| Minggu, 11 Januari 2026, 15:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement