Advertisement

Jalan Lintas Barat Sumatera di Bengkulu Ditutup Akibat Banjir

Newswire
Sabtu, 03 Januari 2026 - 13:17 WIB
Abdul Hamied Razak
Jalan Lintas Barat Sumatera di Bengkulu Ditutup Akibat Banjir Ruas jalan di Kelurahan Rawa Makmur yang terendam banjir sehingga ditutup oleh anggota kepolisian, Sabtu (3/1/2026). ANTARA - Anggi Mayasari

Advertisement

Harianjogja.com, BENGKULU— Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bengkulu menutup sementara ruas jalan lintas barat Sumatera yang berada di Kelurahan Rawa Makmur, Kota Bengkulu, akibat terendam banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis (1/1/2026) malam.

Genangan air di badan jalan dilaporkan mencapai ketinggian sekitar 50 sentimeter. Kondisi tersebut membuat kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas dengan aman.

Advertisement

Kapolsek Muara Bangkahulu AKP Muhammad Taslim mengatakan penutupan dilakukan karena debit air terus meningkat dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Kami menutup sementara jalan yang melintasi Jalan Kalimantan, Kelurahan Rawa Makmur, karena debit air naik sehingga sulit dilalui kendaraan,” ujar Taslim di Bengkulu, Sabtu (3/1/2026).

Ia menjelaskan, sebelum penutupan dilakukan, sejumlah pengendara nekat menerobos genangan banjir. Akibatnya, banyak sepeda motor mengalami mati mesin di tengah ruas jalan yang terendam air.

Untuk mengantisipasi kemacetan dan risiko kecelakaan, polisi mengalihkan arus lalu lintas ke Jalan Kuala Bengkulen. Pengalihan ini dilakukan menyusul peningkatan debit air sejak Jumat (2/1/2026) malam.

Selain menutup ruas jalan lintas barat Sumatera, banjir juga merendam puluhan rumah warga di sejumlah kelurahan di Kota Bengkulu. Ketinggian air bervariasi, dengan genangan mencapai 50 sentimeter di beberapa lokasi akibat hujan berintensitas sedang hingga lebat.

Wilayah terdampak banjir meliputi Kelurahan Tanjung Agung, Jaya, Rawa Makmur, dan Kebun Beler di Kecamatan Ratu Agung. Selain itu, genangan juga terjadi di Kelurahan Penurunan, Kecamatan Ratu Samban, serta Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Selebar.

Salah seorang warga Kelurahan Rawa Makmur, Adios, menyebut banjir diduga merupakan air kiriman dari Kabupaten Bengkulu Tengah yang bersamaan dengan pasang air laut.

“Kalau hujan terus terjadi, debit air banjir akan kembali naik dan merendam permukiman warga,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Tumpukan Sampah Liar di Jalan Kusumanegara, Satpol PP Diminta OTT

Tumpukan Sampah Liar di Jalan Kusumanegara, Satpol PP Diminta OTT

Jogja
| Senin, 05 Januari 2026, 17:17 WIB

Advertisement

Korea Selatan Perpanjang Bebas Biaya Visa hingga Juni 2026

Korea Selatan Perpanjang Bebas Biaya Visa hingga Juni 2026

Wisata
| Senin, 05 Januari 2026, 14:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement