Advertisement

Banjir Kasemen Serang Capai 1,5 Meter, Warga Diminta Mengungsi

Newswire
Sabtu, 03 Januari 2026 - 07:47 WIB
Abdul Hamied Razak
Banjir Kasemen Serang Capai 1,5 Meter, Warga Diminta Mengungsi Warga naik perahu karet menuju lokasi pengungsian di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, Jumat (2/1/2026). (ANTARA - Desi Purnama Sari)

Advertisement

Harianjogja.com, BANTEN— Banjir merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, menyusul tingginya intensitas hujan yang mengguyur kawasan tersebut sejak Jumat siang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten mengimbau warga untuk segera mengungsi karena ketinggian air di permukiman dilaporkan mencapai hingga 1,5 meter.

Kepala BPBD Provinsi Banten Lutfi Mujahidin mengatakan banjir berdampak signifikan pada masyarakat, khususnya di wilayah Kroya Lama dan Banten Lama.

Advertisement

“Berdasarkan pendataan sementara, banjir berdampak pada 134 kepala keluarga atau sekitar 406 jiwa. Ketinggian air di permukiman bervariasi antara satu meter hingga 1,5 meter,” ujar Lutfi di Serang, Jumat.

Menurutnya, curah hujan dengan intensitas tinggi terjadi sejak siang hari dan diperkirakan masih berlanjut hingga malam. Kondisi tersebut diperparah oleh aliran sungai di Kasemen yang tidak optimal akibat keberadaan bangunan liar di sepanjang bantaran.

“Air sungai meluap karena aliran terhambat. Ini menjadi salah satu faktor yang mempercepat terjadinya genangan di kawasan permukiman,” katanya.

Untuk menangani dampak banjir, BPBD Banten telah mengerahkan tim gabungan ke lokasi terdampak dan menyiagakan tiga unit perahu karet guna mendukung proses evakuasi warga.

Lutfi mengungkapkan, sebagian warga telah memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman, namun masih terdapat warga yang bertahan di rumah masing-masing.

“Bagi warga yang masih bertahan dan membutuhkan bantuan, kami siap melakukan evakuasi menggunakan perahu,” tegasnya.

BPBD Banten juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama dengan mematikan aliran listrik, mengamankan dokumen serta barang berharga, dan segera mengungsi apabila kondisi air terus meningkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Gempa M4,9 Guncang Tuban, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M4,9 Guncang Tuban, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Jogja
| Sabtu, 03 Januari 2026, 10:17 WIB

Advertisement

Favorit Nataru, KA Joglosemarkerto Angkut Puluhan Ribu Penumpang

Favorit Nataru, KA Joglosemarkerto Angkut Puluhan Ribu Penumpang

Wisata
| Sabtu, 03 Januari 2026, 05:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement