Advertisement
Kemendagri Turunkan Inspektorat Awasi Kepala Daerah Terdampak Bencana
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya saat memberikan keterangan pers seusai mengisi panel forum Indonesia Sports Summit 2025 di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (06/12/2025). (ANTARA - FAJAR SATRIYO)
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya mengonfirmasi bahwa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menurunkan inspektorat untuk mengawasi para kepala daerah di wilayah terdampak bencana di Sumatra.
Bima Arya menyebut Kemendagri tidak menutup kemungkinan menjatuhkan sanksi bila ditemukan pejabat daerah yang tidak menjalankan prosedur, kewenangan, maupun ketentuan hukum dalam penanganan darurat bencana yang kini melanda tiga wilayah yakni Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Advertisement
“Kemendagri sudah menurunkan inspektur khusus ke sana untuk melakukan pemeriksaan. Ya tentu sangat mungkin adanya sanksi yang diberikan apabila memang ditemukan pelanggaran-pelanggaran di sana,” kata Bima Arya kepada wartawan seusai mengisi panel forum Indonesia Sports Summit 2025 di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu.
Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Benni Irwan memastikan bahwa Bupati Aceh Selatan Mirwan akan pulang pada 7 November untuk menjalani pemeriksaan oleh inspektorat Kemendagri.
BACA JUGA
Pemeriksaan dilakukan karena Mirwan diketahui melaksanakan umrah pada saat wilayah Aceh Selatan mengalami banjir. Kemendagri menyayangkan sikap tersebut, mengingat kondisi daerahnya membutuhkan penanganan langsung dari kepala daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Periksa Budi Karya Sumadi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api
- Prabowo: Indonesia Aman Pangan di Tengah Krisis Global
- Longsor Sampah Bantargebang: 2 Korban Lagi Ditemukan Meninggal
- Pecah Kongsi, AS Kecewa Serangan Israel ke Depot BBM Iran
- KPK Panggil Mantan Menhub Budi Karya Sumadi Terkait Suap Jalur Kereta
Advertisement
Maret 2026, 1.880 Hektare Lahan Padi di Kulonprogo Panen
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Eropa Jadi Importir Senjata Terbesar, Waspadai Ancaman Rusia
- Harga Emas Pegadaian 9 Maret: UBS dan Galeri24 Stabil
- Rumahnya Kembali Banjir, Katon Bagaskara Tagih Solusi Pemprov
- 13 Warga Israel Tewas, 1.929 Luka Akibat Serangan Iran
- PSBS vs Semen Padang: Debut Imran Nahumarury, Incar Kemenangan
- Konflik Timur Tengah Picu Harga Minyak Dunia Naik 20 Persen
- Cara Lebih Cerdas untuk Edit Foto dan Menggunakan Online Video Editor
Advertisement
Advertisement








