Advertisement
Kemenpar Siapkan Strategi Dorong Wisata Selama Libur Nataru 2025/2026
Wisata Pantai Parangtritis, Bantul / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyiapkan sejumlah strategi untuk mendorong pergerakan wisata selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
“Beberapa strategi telah kami siapkan, mulai dari layanan Halo Wonderful, imbauan kepada industri, hingga kampanye Di Indonesia Aja,” ujar Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Senin (1/12/2025).
Advertisement
Sebagai pedoman bagi pemerintah daerah dan pelaku industri, Kemenpar telah menerbitkan Surat Edaran tentang Penyelenggaraan Kegiatan Wisata yang Aman, Nyaman, dan Menyenangkan selama periode Natal dan tahun baru. SE tersebut mencakup panduan manajemen risiko, kesiapan petugas, hingga mekanisme pemantauan situasi destinasi.
“Seluruh pihak diharapkan memantau kondisi destinasi secara harian mulai 15 Desember 2025 sampai 5 Januari 2026, mewaspadai perubahan cuaca, memastikan transportasi yang layak, serta menjaga kebersihan lingkungan,” kata Menpar Widiyanti.
Kemenpar juga menyediakan modul CHSE, modul kebencanaan, serta petunjuk teknis manajemen risiko yang dapat dimanfaatkan daerah dan pelaku wisata.
Dari sisi pemasaran, Kemenpar menyiapkan paket wisata berkualitas bersama berbagai mitra industri, yang mencakup destinasi prioritas. Berbagai aktivasi promosi juga dilakukan melalui pameran, forum pariwisata, kerja sama dengan Online Travel Agent, hingga kampanye daerah.
Untuk memperkuat daya tarik event, Kemenpar melakukan pemetaan kegiatan yang digelar di berbagai wilayah selama periode libur akhir tahun. Sarana komunikasi publik juga diperkuat melalui kanal owned media dan kampanye “Saatnya Liburan #DiIndonesiaAja”.
Sebagai dukungan layanan selama puncak kunjungan wisatawan, Kemenpar meningkatkan fungsi platform informasi terpadu Halo Wonderful, sehingga laporan dan permintaan informasi dari masyarakat dapat ditangani dengan cepat dan terkoordinasi.
“Melalui platform ini, pengaduan, permintaan informasi, konsultasi, dan aspirasi dapat disampaikan melalui WhatsApp 0811-8956-767 atau telepon 021-3838-000. Mohon dukungan untuk mengarahkan wisatawan melapor ke kanal ini jika menghadapi kendala di lapangan,” ujar Menpar Widiyanti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
ASN di DIY Diminta Tinggalkan Kendaraan Pribadi Ketimbang WFA
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kebijakan WFH Final, Menkeu Purbaya Sebut Pengumuman Segera Dilakukan
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
- KPK Dalami Pihak Sentral Lain dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Hari Ini
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Advertisement







