Advertisement
KPK Sita Senpi dari Kantor Kontraktor Proyek MRMP Ponorogo
Gedung KPK / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—KPK menyita senjata api saat menggeledah kantor PT Widya Satria, kontraktor proyek MRMP Ponorogo, di Surabaya.
Penyitaan senpi tersebut dilakukan bersamaan dengan pengambilan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik. Seluruh barang bukti kini sedang dianalisis penyidik untuk kebutuhan pengusutan kasus yang melibatkan pejabat Ponorogo.
Advertisement
Penggeledahan dilaksanakan setelah penetapan empat tersangka dalam kasus dugaan suap jabatan, proyek RSUD Dr. Harjono, serta gratifikasi di lingkungan Pemkab Ponorogo. OTT sebelumnya menjadi pintu masuk pengungkapan kasus tersebut.
“Penyidik menyita senjata api yang kemudian dititipkan ke Polda Jawa Timur,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Senin (1/12/2025).
Selain itu, Budi mengatakan KPK juga menyita dokumen dan barang bukti elektronik dalam penggeledahan yang dilakukan pada pekan kemarin.
Sebelumnya, pada 9 November 2025, KPK mengumumkan menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan jabatan, proyek pekerjaan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Harjono Ponorogo, dan penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.
Penetapan tersangka dilakukan setelah diadakan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Ponorogo.
Empat orang tersebut adalah Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko (SUG), Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Yunus Mahatma (YUM), Sekretaris Daerah Ponorogo Agus Pramono (AGP), serta Sucipto (SC) selaku pihak swasta atau rekanan RSUD Ponorogo.
Dalam klaster dugaan suap pengurusan jabatan, penerima suap adalah Sugiri Sancoko bersama Agus Pramono. Sementara pemberi suapnya adalah Yunus Mahatma.
Klaster dugaan suap dalam proyek pekerjaan di RSUD Ponorogo, penerima suap adalah Sugiri Sancoko bersama Yunus Mahatma. Sementara pemberi suapnya adalah Sucipto. Pada klaster dugaan gratifikasi di lingkungan Pemkab Ponorogo, penerima suapnya adalah Sugiri Sancoko. Sementara pemberi suapnya adalah Yunus Mahatma.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- DPR Minta KBRI Ambil Langkah Darurat Lindungi Jemaah Umrah Indonesia
- Hutan Rehabilitasi IKN Mulai Dihuni Satwa, Burung Kembali Berdatangan
- Emergency Alert Abu Dhabi Berakhir, UEA Nyatakan Situasi Aman
- Jadi Sorotan Publik, Gubernur Kaltim Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 M
- Wafatnya Khamenei Buka Babak Baru Sejarah Iran
Advertisement
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Amankah Penderita Diabetes Puasa Ramadan, Ini Penjelasan Dokter
- Bandara Internasional Dubai Rusak Ringan, Emirates Stop Penerbangan
- KBRI Imbau WNI Waspada Seusai Serangan AS-Israel ke Iran
- Ayatollah Ali Khamenei Dinyatakan Tewas dalam Serangan AS-Israel
- Antonio Guterres Desak Deeskalasi Konflik Iran-AS-Israel
- Harga BBM Pertamina Naik 1 Maret 2026, Ini Daftarnya
- Kecelakaan Jalan Jogja-Wates Tewaskan Pengendara Motor
Advertisement
Advertisement








