Advertisement
Kemenhub Rehabilitasi Jalur KA Terdampak Bencana di Sumatera
Kemenhub merehabilitasi jalur kereta terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumbar, dan Sumut untuk memulihkan layanan transportasi dan menjaga keselamatan pekerja. - Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Perhubungan melakukan rehabilitasi jalur kereta api terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara untuk memulihkan konektivitas transportasi serta memastikan layanan mobilitas masyarakat kembali berjalan optimal dan lancar.
Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Allan Tandiono mengatakan saat ini pihaknya terus memantau kondisi di titik-titik rawan bencana yang terdampak banjir dan tanah longsor di tiga provinsi tersebut.
Advertisement
"Upaya rehabilitasi ruas-ruas jalur terdampak dilakukan dengan memperhatikan kondisi cuaca dan lingkungan sekitar demi memastikan keselamatan para pekerja," kaya Allan dalam keterangan di Jakarta, Minggu.
Adapun ruas-ruas jalur kereta api yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencakup petak jalur Stasiun Muara Satu - Stasiun Krueng Geukueh - Stasiun Bungkaih - Stasiun Krueng Mane.
Kemudian Stasiun Krueng Mane - Stasiun Gerugok - Stasiun Kutablang; Bandar Tinggi - Kuala Tanjung; Medan - Binjai; serta beberapa ruas jalur di Kota Pariaman. Sebagian jalur terdampak longsor cukup parah, dan beberapa ruas seperti di Pariaman sempat terendam air banjir.
"Kami terus mengupayakan komunikasi dengan teman-teman di lokasi untuk memastikan keamanan mereka sebelum memutuskan untuk melanjutkan proses rehabilitasi,” ujar Allan.
Sebagai upaya tindak lanjut sementara, DJKA bersama pemangku kepentingan terkait telah menerjunkan alat berat dan material berupa rel bekas untuk meminimalisir dampak banjir dan longsor.
Hingga saat ini, lanjut Allan, beberapa ruas terdampak masih perlu dilakukan rehabilitasi lebih lanjut sembari menunggu cuaca yang lebih kondusif.
Kemenhub juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terganggunya layanan kereta api di wilayah-wilayah yang saat ini masih dilanda banjir dan longsor.
"Semoga segera dapat kami lakukan rehabilitasi sehingga kereta api dapat kembali dioperasikan,” katanya.
Allan yang mewakili DJKA turut berduka cita atas bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir.
“Saya mewakili Direktorat Jenderal Perkeretaapian menyampaikan duka mendalam atas bencana menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Semoga warga yang terdampak diberi kekuatan dan ketabahan,” kata Allan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Arus Kendaraan di Jalan Tol Meningkat Jelang Libur Isra Mikraj
- Banjir Bandang di Pulau Siau Sulawesi Utara Berdampak pada 1.377 Warga
- Dokter Peringatkan Risiko Penyakit Pekerja Lapangan Saat Banjir
- Sejumlah Negara di Eropa Imbau Warganya Tinggalkan Iran karena Protes
- Syafiq Ridhan Ali, Korban Hilang Gunung Slamet Ditemukan Meninggal
Advertisement
Mahfud: Rekrutmen Polisi Tanpa Titipan Mulai Diberlakukan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Digitalisasi MTBS Percepat Deteksi Pneumonia Balita
- Bantul Kucurkan Rp22,3 M untuk BOP dan BOSDA PAUD
- KPK Dalami Modus Uang Hangus di Kasus Setjen MPR
- Gelar Musda, ISMAYA DIY Teguhkan Peran Jaga Keistimewaan Jogja
- Satgas PKH Kantongi Rp5,2 Triliun Denda Perusahaan Sawit-Tambang Nakal
- Tottenham Resmi Datangkan Conor Gallagher dari Atletico
- Korupsi Jiwasraya: Kejagung Resmi Banding Putusan Isa
Advertisement
Advertisement




