Kementan Kaji Impor 100.000 Sapi pada 2027, Target 1 Juta
Kementan mengkaji impor awal 100.000 sapi pada 2027 untuk mendukung swasembada susu dan meningkatkan produksi susu nasional.
Gunung Semeru. Antara
Harianjogja.com, LUMAJANG— Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur, memasang banner larangan wisata di kawasan terdampak erupsi Gunung Semeru. Langkah ini untuk mencegah warga berkunjung ke zona berbahaya yang masih terdampak aktivitas vulkanik.
“Saya meminta pemerintah daerah memasang banner larangan wisata di wilayah terdampak agar masyarakat tetap aman dan fokus pada pemulihan dan bantuan yang sedang berlangsung,” ujar Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati, dalam rapat evaluasi Pos Komando Penanganan Darurat di Pendapa Kecamatan Candipuro, Minggu (23/11/2025).
Raditya mengatakan imbauan tersebut dikeluarkan setelah banyak warga mendatangi lokasi terdampak hanya untuk melihat kondisi pascaerupsi. Padahal, kawasan itu merupakan zona merah yang tidak boleh dikunjungi karena sangat berbahaya.
Ia menegaskan pemasangan larangan itu akan membantu memastikan area terdampak tetap terkendali serta layanan bagi para pengungsi dapat berjalan lebih optimal. BNPB juga menekankan pentingnya informasi publik yang akurat dan tertata dalam penanganan bencana Semeru.
Menurutnya, penguatan media center sangat penting agar informasi dapat tersampaikan secara cepat dan jelas. “Informasi yang valid membantu semua pihak tetap terkoordinasi dan mendukung pelayanan pengungsi secara optimal,” kata Raditya.
Ia menambahkan penanganan bencana di Lumajang tidak hanya berfokus pada distribusi bantuan, tetapi juga keselamatan warga, komunikasi yang teratur, dan pelayanan yang tepat sasaran. Dengan pengelolaan informasi yang baik, warga terdampak diharapkan merasa lebih aman dan proses pemulihan dapat berjalan lebih lancar.
Rapat evaluasi ditutup dengan penegasan bahwa seluruh operasi darurat diarahkan untuk keselamatan, kenyamanan warga, dan koordinasi yang efektif. Informasi yang jelas dan akurat juga dipastikan terus disampaikan ke masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, menyampaikan bahwa Pemkab telah menerbitkan SK Tanggap Darurat dan SK Komando Tanggap Darurat sebagai dasar penguatan struktur kendali operasi. “Setiap kebijakan diarahkan melalui satgas agar keputusan cepat, tepat, dan berbasis data akurat,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, PVMBG turut memaparkan perkembangan aktivitas Gunung Semeru, termasuk potensi awan panas sejauh 4 kilometer dari puncak dan ancaman lahar hingga 20 kilometer mengikuti alur sungai. Informasi tersebut menjadi rujukan pemerintah daerah dalam menetapkan zona aman, rute evakuasi, serta lokasi hunian sementara bagi warga terdampak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kementan mengkaji impor awal 100.000 sapi pada 2027 untuk mendukung swasembada susu dan meningkatkan produksi susu nasional.
Veda Ega Pratama naik ke peringkat ketujuh klasemen Moto3 2026 setelah finis kedua di GP Malaysia dengan koleksi 131 poin.
DPRD Bantul meminta BPBD dan masyarakat memperkuat kesiapsiagaan menghadapi angin kencang, pohon tumbang, dan genangan saat pancaroba.
Menteri LH Jumhur Hidayat mendorong pemulihan tata air gambut melalui water intake dan sekat kanal untuk mencegah karhutla di Sumatera Selatan.
Polisi akan memeriksa kejiwaan pria yang diduga menganiaya ayah kandungnya hingga meninggal dunia di Boyolali.
Pemkab Gunungkidul memecat Lurah Bohol Margana setelah kasus korupsi anggaran kalurahan 2022-2024 berkekuatan hukum tetap.