Advertisement
Gerebek Kampung Ambon, Petugas Temukan Narkoba hingga Senpi
Kampung Ambon.ist - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA— Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, kembali digerebek aparat terkait peredaran narkoba di kawasan tersebut. Tak hanya narkoba, petugas juga menemukan senjata api di lokasi tersebut.
Direktur Penindakan dan Pengejaran Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Brigjen Roy Hadi Siahaan mengatakan operasi itu merupakan tindak lanjut dari Kepala BNN dan Bareskrim Polri untuk menindak tegas wilayah rawan narkoba.
Advertisement
“Kami sangat 'concern' (perhatian) terkait beberapa titik daerah rawan yang kita sinyalir sebagai kampung narkoba," ujarnya.
Roy menyebut, dalam operasi kali ini belum ada bandar besar yang tertangkap, namun pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap tersangka utama.
BACA JUGA
“Hari ini kami coba mendapatkan tersangka, tapi belum ketemu. Kami tetap serius untuk mencarinya,” kata dia.
Kendati demikian, pihaknya berhasil meringkus puluhan orang yang kini sedang diperiksa intensif untuk mengetahui keterlibatan mereka dalam jaringan narkoba.
“Saat ini ada puluhan orang yang ditangkap. Kita lakukan interogasi untuk memastikan apakah (bagian) jaringan atau bukan,” ujar dia.
Selain itu, BNN turut menyita sejumlah barang bukti narkoba, mulai dari sabu hingga ganja, sejumlah buku rekening, serta catatan transaksi narkoba.
“Ada sabu, ada ganja, kemudian beberapa buku rekening dan catatan transaksi narkoba,” ujar Roy.
Namun, hingga saat ini pihaknya belum menghitung total berat barang bukti karena masih dalam proses pendataan. “Kita belum hitung, tapi saya lihat ada beberapa barang bukti di beberapa titik,” katanya.
Selain narkoba, petugas juga menemukan dugaan senjata api (senpi) jenis "shotgun" di lokasi. “Diduga senpi, mungkin 'shotgun'. Kita bersama Bareskrim, Polda Metro Jaya dan BNN. Jadi bersinergi," katanya.
Roy menegaskan, sejauh ini fokus utama operasi masih pada pemberantasan jaringan narkoba, sesuai dengan kewenangan BNN. “Sejauh ini narkoba, karena BNN fokusnya di situ,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Difabel Audit Trotoar Tugu Jogja, Banyak Akses Belum Ramah
Advertisement
Wisata Petik Melon Gaden Diserbu Pengunjung saat Panen Perdana
Advertisement
Berita Populer
- PJJ Challenge Jangkau 985 Peserta Seluruh Indonesia
- Pendampingan Psikis Anak Pascabencana Perlu Libatkan Orang Tua
- 8 Negara Muslim Prihatin Atas Pembukaan Rafah Hanya 1 Jalur
- KAI Percepat Distribusi BBM ke Wlayah Sumut
- Tangis dan Debu: Kisah Warga Toboh Seusai Galodo Luluhlantakkan Rumah
- 9 Rumah di Lumajang Terendam Lahar Hujan Semeru
- Korban Bencana di Sumut Bertambah Jadi 318 Orang
Advertisement
Advertisement



