Advertisement
Serangan Beruang Meningkat, Jepang Izinkan Polisi untuk Menembak
Ilustrasi Beruang Madu. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Serangan beruang yang mengancam keselamatan penduduk akhir-akhir ini meningkat di Jepang. Pihak pemegang otoritas pun mengizinkan polisi untuk menembak beruang.
Kepolisian Nasional Jepang merevisi peraturan untuk mengizinkan polisi menembak beruang setelah meningkat tajamnya serangan terhadap manusia, lapor Kyodo News pada Kamis (6/11/2025).
Advertisement
Aturan baru itu akan berlaku mulai 13 November. Sebelumnya, penggunaan senapan oleh polisi hanya diizinkan dalam situasi luar biasa seperti kasus penyanderaan.
Berdasarkan pedoman yang diperbarui tersebut, polisi kini dapat menembak hewan yang memasuki kawasan permukiman tanpa perlu persetujuan terlebih dahulu dari otoritas lokal apabila hewan tersebut menimbulkan ancaman langsung terhadap manusia.
BACA JUGA
Prefektur Iwate dan Akita menjadi wilayah yang menghadapi situasi terburuk terkait serangan beruang. Masing-masing akan menurunkan dua unit khusus yang terdiri dari seorang komandan, petugas penghubung, dan dua penembak jitu.
Tim-tim tersebut akan menjalani pelatihan bersama asosiasi pemburu lokal untuk mempelajari perilaku satwa dan taktik menembak yang aman.
Pada Rabu (5/11), Kyodo juga melaporkan bahwa Angkatan Darat Jepang mulai membantu Prefektur Akita dalam menangani lonjakan serangan beruang di wilayah timur laut negara itu.
Kementerian Lingkungan Hidup Jepang mencatat 13 orang tewas akibat serangan beruang sejak April, jumlah tertinggi yang tercatat sejak pelacakan dimulai. Laporan kemunculan beruang di area permukiman kini semakin sering terjadi di Jepang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dadap Sumilir Kulonprogo Hidupkan Lagi Cita Rasa Jawa Lewat Nasi Takir
Advertisement
Wisata Petik Melon Gaden Diserbu Pengunjung saat Panen Perdana
Advertisement
Berita Populer
- Banom NU Serukan Persatuan Redam Gejolak Internal
- UI Terima Permohonan Maaf Ko-Promotor Disertasi Bahlil
- Pemangkasan Infrastruktur Dinilai Ancam Pekerja di DIY
- PJJ Challenge Jangkau 985 Peserta Seluruh Indonesia
- Pendampingan Psikis Anak Pascabencana Perlu Libatkan Orang Tua
- 8 Negara Muslim Prihatin Atas Pembukaan Rafah Hanya 1 Jalur
- KAI Percepat Distribusi BBM ke Wlayah Sumut
Advertisement
Advertisement



