Mendag Budi Ungkap Sikap Indonesia soal Tiga Isu Dagang di G20
Indonesia menyampaikan sikap soal excess capacity, kerja paksa, dan MFN dalam Pertemuan Menteri Perdagangan G20 di Amerika Serikat.
Foto ilustrasi demonstrasi. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan hingga saat ini belum ada laporan terkait WNI yang menjadi korban dalam unjuk rasa besar-besaran dalam pemilihan umum di Tanzania.
Menurut keterangan tertulis di media sosial X, Sabtu, Kemlu RI bersama KBRI Dar Es Salaam terus memantau perkembangan kondisi di Tanzania serta keselamatan para WNI di negara tersebut.
“Berdasarkan informasi yang dihimpun, hingga saat ini tidak terdapat laporan korban WNI,” demikian pernyataan Kemlu RI.
KBRI Dar Es Salaam mencatat terdapat 112 WNI di Tanzania per September 2025 yang tersebar di Dar Es Salaam dan wilayah Zanzibar, ucap Kemlu RI.
Mengingat situasi keamanan yang belum sepenuhnya pulih, WNI di Tanzania diimbau agar terus waspada, menghindari kerumunan, serta mematuhi semua ketentuan dan peraturan pemerintah setempat.
Kemlu RI juga mengimbau para WNI di Tanzania untuk segera menghubungi KBRI Dar Es Salaam melalui saluran telepon +255-78-60098701 apabila menghadapi situasi darurat.
Unjuk rasa besar-besaran merebak di Tanzania menjelang pemilihan umum untuk memilih presiden, anggota Majelis Nasional, dan anggota legislatif daerah pada Rabu (29/10) waktu setempat dan masih berlanjut hingga berita ini diturunkan.
Protes tersebut terjadi akibat para pemilih yang frustrasi atas tiadanya kompetisi yang berarti dalam pemilu, setelah calon presiden dari kelompok oposisi didiskualifikasi. Media setempat melaporkan bahwa sudah 700 warga Tanzania tewas dalam tiga hari unjuk rasa tersebut.
Pada Sabtu waktu setempat, otoritas Tanzania mengumumkan bahwa presiden petahana, Samia Suluhu Hassan, menjadi pemenang pemilu usai meraih hingga 97,66 persen suara pemilih.
Hassan telah menjabat sebagai Presiden Tanzania sejak 2021, ketika ia menggantikan pendahulunya, John Magufuli, yang wafat saat menjabat.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres menyampaikan “keprihatinan mendalam” atas kerusuhan yang terjadi di Tanzania.
Sementara, Uni Afrika dan Komunitas Afrika Timur (EAC) menyerukan supaya otoritas Tanzania memastikan transparansi dalam menangani kerusuhan pascapemilu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Indonesia menyampaikan sikap soal excess capacity, kerja paksa, dan MFN dalam Pertemuan Menteri Perdagangan G20 di Amerika Serikat.
AS mengerahkan dua baterai rudal Patriot tambahan ke Saudi dan Qatar untuk melindungi fasilitas energi di tengah ancaman konflik Iran.
Angka pernikahan di Jogja turun. Pendidikan, karier, ekonomi hingga ketakutan gagal berumah tangga memengaruhi keputusan anak muda.
Sebanyak 1.001 pembatik meramaikan Malioboro lewat Simfoni 1001 Pembatik, mengajak masyarakat mengenal proses dan budaya batik.
Angka pernikahan di Kota Jogja terus menurun. Kemenag mencatat rata-rata perempuan menikah usia 22-25 tahun dan laki-laki 25-28 tahun.
Pawukon merupakan bagian dari penanggalan Jawa yang mengenal 30 wuku. Simak perbedaan Pawukon, wuku, dan weton.