Advertisement
Mensetneg Bantah Kapolri Ajukan Nama di Komite Reformasi Polri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. /Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membantah adanya isu Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengajukan sejumlah nama yang masuk sebagai anggota Komite Reformasi Polri.
Juru Bicara Presiden Prabowo Subianto ini menegaskan bahwa Kapolri Listyo Sigit tidak pernah mengajukan nama, apalagi penolakan dari Presiden Prabowo soal nama-nama anggota Komite Reformasi Polri yang segera diumumkan.
Advertisement
"Info dari mana? Pak Kapolri tidak pernah mengajukan nama dan tidak pernah kemudian ada penolakan [dari Presiden]," kata Pras, sapaan akrabnya, saat memberikan keterangan usai pelantikan sejumlah pejabat di Istana Negara, Jakarta, Rabu.
Pras mengakui Presiden Prabowo sudah mengantongi nama-nama anggota Komite Reformasi Polri yang berjumlah sembilan orang.
BACA JUGA
Ia mengungkapkan sembilan anggota tersebut akan diisi oleh berbagai tokoh kompeten di bidang hukum, serta memiliki pengalaman di bidang Kepolisian.
Saat ditanya lebih lanjut soal mantan Kapolri yang bergabung dalam komite tersebut, Pras hanya menjawab singkat. "Nanti tunggu nama-namanya," katanya.
Pada kesempatan sebelumnya, Pras mengatakan Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan mengumumkan pembentukan Komite Reformasi Polri dan melantik anggota-anggotanya pada pekan ini.
Ketika ditanya kepastian soal jadwal pelantikan itu, Pras kembali menjawab normatif, sambil berkelakar kepada media. "Tunggu tanggal mainnya, nanti ada hari khususnya. Insya Allah [besok]," kata Pras.
Pembentukan Komite Reformasi Kepolisian atau Komite Reformasi Polri merupakan salah satu janji Presiden Prabowo untuk memenuhi aspirasi masyarakat mengenai reformasi internal Polri, terutama setelah muncul berbagai desakan dari berbagai kelompok masyarakat.
Dalam kesempatan terpisah, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra di Jakarta minggu lalu (26/9) menyebut pembentukan Komite Reformasi Polri paling lambat diumumkan langsung oleh Presiden Prabowo pada pertengahan Oktober 2025.
Yusril kemudian mengungkap sejumlah tokoh bidang hukum kemungkinan akan masuk sebagai anggota komite. Nama-nama yang digadang-gadang akan dilantik sebagai anggota komite itu, di antaranya Jimly Asshiddiqie dan Mahfud MD.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Bansos PKH dan BPNT Kuartal I 2026 Cair 90 Persen, Total Rp20 Triliun
- Kasus Perdagangan Bayi Lintas Daerah, Harga Tembus Rp80 Juta
- Sekjen Kemenaker Diperiksa KPK soal Kasus Sertifikat K3
- Sindikat SMS e-Tilang Palsu Dibongkar, WNA China Kendalikan Operasi
- KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Lebaran 2026
Advertisement
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Gaji Guru PPPK Paruh Waktu dan JLOP Kulonprogo Rp1 Juta
- Aston Martin PHK 20 Persen Karyawan, Terjepit Tarif Impor AS
- Pemkot Jogja Jaga Harga Pangan Ramadan Tetap Stabil
- Maarten Paes Terancam Jadi Kiper Camat di Ajax
- Berkah Lebaran, Produsen Amplop di Kulonprogo Kebanjiran Order
- PSIM Hadapi Jadwal Padat, Van Gastel Harus Putar Otak Jaga Kebugaran
- Tak Perlu Buka Maps, Google Messages Bakal Bisa Berbagi Lokasi
Advertisement
Advertisement








