9 WNI Ditahan Israel, Menlu Sugiono Minta Bantuan Yordania-Turki-Mesir
9 WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan Gaza. Menlu Sugiono koordinasi dengan Yordania, Turki, dan Mesir untuk penyelamatan.
Foto udara tim gabungan melakukan pembongkaran material untuk memudahkan pencarian korban bangunan mushalla ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (4/10/2025). ANTARA FOTO/Umarul Faruq
Harianjogja.com, SIDOARJO—Pencarian hari keenam runtuhnya musala Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo Jawa Timur berhasil mengevakuasi total 31 korban. Dari jumlah itu, 14 selamat dan 17 ditemukan dalam kondisi meninggal.
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) kembali menemukan tiga jenazah akibat runtuhnya musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo hingga Sabtu (4/10/2025) petang.
Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit mengatakan ketiga korban tersebut ditemukan setelah melalui proses penghancuran beton dan rangka bangunan menggunakan alat ekstrikasi serta peralatan las.
"Korban ke-28 berhasil dievakuasi sekitar pukul 14.35 WIB, disusul korban ke-29 pada pukul 16:15 WIB. Selanjutnya, pada pukul 17.35 WIB, tim menemukan salah satu bagian tubuh (body part), semuanya di sektor pencarian A4," ucap Nanang di Sidoarjo, Sabtu.
Ia menjelaskan dalam pelaksanaan evakuasi, berlangsung penuh kehati-hatian karena korban tertimbun material bangunan.
Tim SAR gabungan, kata dia, bahkan perlu mengangkat puing-puing reruntuhan dan memotong rangka terlebih dahulu sebelum akhirnya dapat mengevakuasi korban dari timbunan material.
Selanjutnya, seluruh jenazah yang berhasil dievakuasi langsung dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi oleh tim DVI Polda Jawa Timur.
Dengan temuan terbaru tersebut, lanjutnya, total korban reruntuhan musala Ponpes Al Khoziny tercatat sebanyak 121 orang, terdiri atas 104 selamat dan 17 meninggal dunia.
Lebih lanjut, hingga Sabtu malam, kata Nanang, alat berat masih terus digunakan untuk mengurangi material reruntuhan di lokasi kejadian yang saat ini mencapai 70 persen.
Dari hasil pencarian hari keenam, sebanyak 31 korban berhasil dievakuasi dari reruntuhan Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, sejak Senin (29/9/2025) hingga Sabtu (4/10/2025). Hari pertama enam korban selamat ditemukan, disusul lima korban pada Selasa (30/9), dua di antaranya selamat dan tiga meninggal.
Pada Rabu (1/10/2025), tujuh korban kembali dievakuasi dengan empat selamat dan tiga meninggal. Sehari kemudian evakuasi berlanjut, hingga Jumat (3/10/2025), sembilan jenazah beridentitas sementara Mr. X, juga telah ditemukan.
Pada hari keenam, Sabtu (4/10/2025), dua korban tambahan ditemukan dalam kondisi meninggal, serta satu bagian tubuh (body part).
Dengan demikian total korban yang berhasil dievakuasi mencapai 31 orang, terdiri atas 14 selamat dan 17 meninggal dunia, sebagian korban juga masih dalam proses identifikasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
9 WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan Gaza. Menlu Sugiono koordinasi dengan Yordania, Turki, dan Mesir untuk penyelamatan.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan SV Career Days UGM 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM mulai Kamis (21/5/2026)
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.