Advertisement
Cak Imin: Santri Tak Boleh Dilibatkan dalam Proyek Bangunan
Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, SURABAYA—Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar menegaskan pondok pesantren tidak boleh melibatkan santri dalam proyek pembangunan tanpa pendampingan tenaga ahli.
"Itulah keprihatinan kita. Nanti harus kita ubah semua pola. Kepada pesantren, tidak boleh membangun sendiri harus ada tim teknisi," ucap Muhaimin seusai meninjau Posko SAR Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, dikutip Jumat (3/10/2025).
Advertisement
Cak Imin, sapaan akrabnya menegaskan bahwa budaya gotong-royong di lingkungan pesantren sah-sah saja untuk tetap dilaksanakan. Namun, berbeda konteksnya bila terkait pembangunan di pondok pesantren yang membutuhkan perhitungan dan sosok yang ahli dalam bidangnya.
"Soal gotong royong itu boleh, tetapi bahwa harus ada ilmunya. Kami minta kepada semua pesantren yang lagi membangun tidak boleh membangun tanpa ada kalkulasi teknik," tegasnya.
BACA JUGA
Selanjutnya, Cak Imin dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno telah membahas dan berkoordinasi mengenai pembangunan pondok pesantren lain pasca kejadian naas di Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo.
Cak Imin menerangkan, dia dan Pratikno sepakat untuk merekomendasikan kepada seluruh pondok pesantren yang masih menjalani masa pembangunan harus mengikuti kaidah-kaidah keilmuan teknik yang sesuai dan harus melibatkan ahli atau pakar di bidang tersebut.
"Saya tadi juga sudah konunikasi sama Pak Pratik [Menko PMK], ingin mencari jalan keluar. Pertama, pesantren-pesantren yang membangun, hendaknya menggunakan standar ilmu teknik. Tentu harus ada ahlinya. Kepada [pesantren] yang belum ada ahlinya, tolong dihentikan dulu [pembanguannya]," ungkap Cak Imin.
Ketua Umum PKB ini juga membeberkan rekomendasi kedua bahwa pemerintah pusat sepakat untuk memberikan bantuan tenaga ahli di bidang teknik guna membantu pembangunan di pondok pesantren.
Cak Imin menyebut, rekomendasi itu akan dikoordinasikan dengan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, di bawah komando Menko Agus Harimurti Yudhoyono.
"Kedua, saya dan Pak Pratik sepakat akan mencari bantuan kepada pesantren yang membangun untuk diberi bantuan secara teknik. Nanti kita cari bagaimana caranya [dengan] Kementerian Infrastruktur," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Banjir Kali Belik Jogja Terulang, Sudetan Disiapkan Mulai Tahun Ini
Advertisement
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Advertisement
Berita Populer
- Disney Siapkan PHK 1.000 Karyawan, Fokus ke Digital
- Penataan Sungai Code Tahap II Dimulai, Pemkot Jogja Bangun 14 Rumah
- Kurang 24 Jam, 2 Pelaku Penganiayaan Babarsari Ditangkap, 2 Buron
- Dubes Inggris Apresiasi Muhammadiyah Soal Pendidikan Karakter
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 10 April 2026
- Tak Perlu Ketik, Kini Fitur Gemini Search Live Telah Hadir
- BNNK Sleman Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape
Advertisement
Advertisement





