Advertisement
PSEL Bali Akan Dibangun di Kawasan Pelindo, Bukan TPA Suwung
Foto ilustrasi Waste to Energy. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, DENPASAR—Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Bali I Made Rentin menegaskan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) tidak lagi di TPA Suwung, melainkan di kawasan PT Pelindo dengan lahan 16,5 hektare.
"Kami telah menetapkan bukan di TPA Suwung untuk penerapan pengolahan sampah menjadi energi listrik, tapi ada di kawasan Pelindo," kata Kepala DKLH Bali I Made Rentin dalam rapat koordinasi dengan DPRD Bali di Denpasar, Bali, Rabu (1/10/2025).
Advertisement
"Itu dekat pintu gerbang menuju Tol Pelabuhan Benoa, sebelah kanan ada jalan masuk di sebelah kongco (Vihara Satya Dharma)," katanya.
Kepala DKLH Bali menjelaskan di sana ada lahan seluas 16,5 hektare dengan 6 hektarenya telah disetujui PT Pelindo untuk digunakan Pemprov Bali membangun stasiun PSEL.
Pada tahap awal, Pemprov Bali bersama Pemkot Denpasar dan Pemkab Badung akan melakukan penandatanganan kerja sama dengan PT Pelindo.
Disinggung soal proyek tersebut diluncurkan pada Oktober 2025 sesuai rencana Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia, Rentin belum dapat memastikan, sebab peraturan presiden (perpres) belum ada.
Penetapan lokasi ini sebagai informasi awal hasil rapat koordinasi bersama Menteri Dalam Negeri, yang mana pemerintah pusat memberikan dukungan bagi pengolahan sampah di Bali.
BACA JUGA: Pakar: Jembatan Pandansimo dan Kelok 23 Jadi Investasi Bantul
"Dari 38 provinsi, ada tiga daerah prioritas pertama Jakarta, kedua Bali, ketiga Yogyakarta," ujarnya. Sebelumnya, Danantara berencana meluncurkan proyek PSEL pada akhir Oktober 2025.
Danantara menargetkan pembangunan 33 stasiun PSEL di seluruh wilayah Indonesia, dengan setiap lokasi berkapasitas 1.000 ton sampah per hari dan nilai investasi mencapai Rp2 triliun hingga Rp3 triliun.
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan terdapat kota-kota utama dengan Bali menjadi salah satunya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Jadwal lengkap KRL Jogja Solo Minggu 5 April 2026, tarif Rp8.000
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Lagi, Tiga Prajurit Indonesia Terluka dalam Ledakan di Lebanon
Advertisement
Advertisement








