Advertisement
Menpora Erick: MotoGP Bangkitkan Perputaran Ekonomi Rp4,8 Triliun
Ilustrasi Motogp - Foto Diolah menggunakan AI - StokCake
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Grand Prix Indonesia diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi nasional dan daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga Rp4,8 triliun.
"Kalau total dari dampak perputaran ekonomi tadi disampaikan oleh pihak Injourney dan Danantara itu kurang lebih Rp4,5 sampai Rp4,8 triliun untuk nasional dan daerah NTB nya sendiri," kata Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.
Advertisement
Grand Prix Indonesia dijadwalkan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit mulai 3 hingga 6 Oktober mendatang.
Menpora mengatakan bahwa dengan investasi yang telah dilakukan dengan melakukan pembangunan infrastruktur pada beberapa tahun terakhir kini membuat Mandalika telah menarik jutaan wisatawan.
BACA JUGA: Geledah Rumah Gubernur Kalbar, KPK Sita Sejumlah Dokumen
Oleh sebab itu dengan hadirnya sirkuit internasional dan juga Grand Prix Indonesia ini diharapkan mampu memberikan dampak perputaran ekonomi nasional.
"Dengan investasi pembangunan infrastruktur yang luar biasa, sekarang kita punya sirkuit kelas dunia, tetapi juga banyak turis mancanegara sudah mulai datang ke Mandalika. Ini yang kami harap terus pertumbuhan ini terjaga," ujar Erick.
Pada musim 2024, tercatat GP Indonesia yang berlangsung di Mandalika telah mencatatkan lebih dari 120.000 penonton dan memberikan dampak perputaran ekonomi sebesar Rp 4,8 triliun.
Grand Prix Indonesia yang tengah memasuki musim keempat sejak berlangsung dari musim 2022 ini juga diharapkan mendapatkan kenaikan jumlah penonton mengingat seri kali ini sekaligus menjadi sambutan untuk juara dunia yakni pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez yang baru saja mengunci gelar juara dunia pada Minggu (28/9).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Pemkot Jogja Kaji WFH Bagi ASN Guna Tekan Biaya Operasional Kendaraan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- UMKM Jadi Mesin Perputaran Uang Saat Libur Lebaran di Sleman
- Pembangunan Ratusan Sekolah Rakyat Dikebut, Ditarget Kelar Juli 2026
- Mobil Dinas Baru di Pemkab Gunungkidul Batal, Jalan Rusak Jadi Fokus
- Teh Bisa Kehilangan Manfaat Jika Dicampur Ini
- Ratusan Pemudik Pilih Balik Naik Kapal Perang dari Semarang
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
Advertisement
Advertisement







