Advertisement
Pengamanan Kereta Cepat Ditingkatkan di Lokasi Gangguan Layang-layang
Kereta Cepat Jakarta Bandung di Stasiun Halim. - JIBI/Dok. KCIC
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) meningkatkan pengamanan di sejumlah lokasi yang rawan gangguan layang-layang di sekitar jalur kereta cepat Jakarta-Bandung.
"Sebagai upaya pengamanan, KCIC terus memperkuat sinergi dengan Babinkamtibmas dan Babinsa di lokasi yang rawan gangguan layang-layang," kata General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa di Jakarta, Senin.
Advertisement
Patroli gabungan dilakukan di wilayah Kecamatan Padalarang, Cimahi Tengah, Bandung Kulon, Bojongloa Kidul dan Bandung Kidul.
Upaya tersebut menindaklanjuti perjalanan Kereta Cepat Whoosh G1060 relasi Tegalluar Summarecon-Halim yang sempat tertahan sejenak di jalur KM 111+200 akibat adanya benang layang-layang yang tersangkut di jaringan listrik.
"Tepat di depan salah satu terowongan antara Stasiun Tegalluar Summarecon dan Padalarang kereta tertahan, akibat adanya benang layang-layang yang tersangkut pada jaringan Listrik Aliran Atas (Overhead Catenary System/OCS)," ujar Eva.
Perjalanan Kereta Cepat Whoosh G1060 relasi Tegalluar Summarecon-Halim yang sempat tertahan itu berawal dari adanya laporan benang layang-layang yang tersangkut jaringan listrik sekitar pukul 19.34 WIB.
Masinis KA G1053 melaporkan ada benang layang-layang tersangkut di OCS. Train Control (TC) segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan memberikan instruksi pembatasan kecepatan, penurunan pantograph serta peningkatan pengawasan kepada kereta yang melintas di area tersebut.
Lalu, sekitar pukul 20.21 WIB, KA G1060 dihentikan di KM 111+330 untuk menurunkan petugas "Power Supply" yang langsung melakukan evakuasi manual terhadap benang layang-layang.
BACA JUGA: DPR RI Kecam Pemerkosa di Gunungkidul yang Paksa Korban Berdamai
Hanya dalam waktu 5 menit sejak listrik dimatikan, tepatnya pada pukul 20.26 WIB aliran listrik kembali normal dan pada pukul 20.29 WIB kereta dapat kembali dijalankan.
KCIC menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas ketidaknyamanan yang timbul dari kejadian ini.
Eva menyebutkan, saat ini regulasi khusus atau peraturan pemerintah yang memuat larangan bermain layang-layang di sekitar jalur kereta cepat masih dalam proses pembahasan oleh seluruh pihak terkait (stakeholders).
Selain itu, pihak KCIC juga melakukan pemantauan langsung, edukasi, imbauan dan larangan kepada masyarakat yang kedapatan bermain layang-layang agar kesadaran kolektif terhadap keselamatan perjalanan Whoosh semakin meningkat.
"Penanganan cepat ini menunjukkan kesiapan KCIC dalam menjaga keselamatan sekaligus memastikan perjalanan dapat segera kembali normal," katanya.
Eva mengimbau masyarakat untuk tidak bermain atau menerbangkan layang-layang di sekitar jalur kereta cepat.
Aktivitas ini sangat berisiko terhadap gangguan teknis, penghentian perjalanan hingga potensi kecelakaan yang tidak diinginkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Duga Perusahaan Rokok Jateng-Jatim Terlibat Korupsi Cukai
- KPK Siap Usut Dugaan Korupsi Bea Cukai hingga Kanwil
- Jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Ini Jam Puncaknya
- DPR Minta KBRI Ambil Langkah Darurat Lindungi Jemaah Umrah Indonesia
- Hutan Rehabilitasi IKN Mulai Dihuni Satwa, Burung Kembali Berdatangan
Advertisement
Volume Sampah Ramadan di Jogja Naik, DLH Pastikan Depo Tetap Kosong
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Harga BBM Bisa Naik Akibat Perang AS-Iran, Ini Kata Pemerintah
- Indomaret Salurkan Paket Sembako untuk Lansia Wonosobo
- Perang AS-Iran, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
- Diet di Usia 30-an Lebih Sulit, Ini Penjelasan Ahli Gizi
- Lahan Koperasi Desa Merah Putih Jogja Sulit Penuhi Syarat 600 Meter
- Menteri Perdagangan Siaga Dampak Konflik Iran, Daya Beli Dijaga
- Beli Wajib Pakai KTP, Stok Gas Melon di Gunungkidul Dipastikan Aman
Advertisement
Advertisement







