Advertisement
Tragis! Lima Orang Sekeluarga Tewas dalam Kebakaran di Jakbar
Pemadam Kebakaran - ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Peristiwa kebakaran tragis merenggut nyawa satu keluarga di kawasan Grogol Petamburan pada Jumat (17/4/2026) dini hari. Lima orang dalam satu rumah dilaporkan meninggal dunia setelah tidak sempat menyelamatkan diri saat api melalap tempat tinggal mereka.
Kebakaran terjadi di sebuah rumah di Jalan Rambutan Timur VI, wilayah Tanjung Duren. Api diduga muncul secara tiba-tiba ketika para penghuni sedang tertidur lelap, sehingga tidak ada upaya evakuasi dini.
Advertisement
Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Abdul Syukur, menjelaskan bahwa seluruh korban diduga meninggal akibat menghirup asap tebal yang dengan cepat memenuhi ruangan rumah.
“Korban satu keluarga, total lima orang. Mereka terjebak di dalam dan tidak sempat keluar karena asap sudah lebih dulu memenuhi rumah,” ujarnya.
BACA JUGA
Diduga Berasal dari Korsleting Listrik
Berdasarkan dugaan awal, sumber api berasal dari korsleting listrik yang terjadi di tiang listrik di depan rumah korban. Percikan api kemudian menjalar dan dengan cepat masuk ke dalam bangunan.
Material rumah yang mudah terbakar serta kondisi saat kejadian yang berlangsung dini hari membuat api cepat membesar tanpa sempat dikendalikan oleh penghuni.
“Api diduga berasal dari korsleting listrik di luar rumah, lalu merambat masuk ke dalam,” jelas Abdul.
Petugas Hadapi Kendala Evakuasi
Saat proses pemadaman berlangsung, petugas menghadapi hambatan serius untuk masuk ke dalam rumah. Kondisi pintu yang terkunci dari dalam serta adanya teralis besi membuat akses evakuasi menjadi sulit.
Petugas terpaksa menjebol pintu secara paksa untuk bisa masuk dan menjangkau para korban. Namun, saat berhasil masuk, seluruh penghuni ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
“Rumah dalam keadaan terkunci dan dipasangi teralis, sehingga kami harus menjebol untuk masuk,” ungkapnya.
Jenazah Dibawa ke RSCM
Setelah api berhasil dipadamkan, tim langsung melakukan proses evakuasi korban. Seluruh jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk keperluan identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, termasuk kemungkinan faktor kelalaian atau gangguan teknis lainnya.
Imbauan Kewaspadaan
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik. Pemeriksaan rutin terhadap jaringan listrik di rumah dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa.
Selain itu, sistem pengamanan rumah seperti teralis juga perlu mempertimbangkan aspek keselamatan darurat agar tidak menghambat proses evakuasi saat terjadi bencana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Polisi Ungkap Kronologi Kebakaran Tewaskan Satu Keluarga di Jakbar
- TNI AD Kerahkan 209 Personel Evakuasi Heli Jatuh di Kalbar
- Wajah TNI Tersangka Teror Air Keras Akan Terungkap di Sidang
- Kejagung: Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Terima Suap Rp1,5 Miliar
- Tragedi Kahramanmaras: Siswa Tembaki Kelas, Telan 9 Korban Jiwa
Advertisement
Jalan Ring Road Barat Sleman Direkayasa, Imbas Proyek Tol Jogja-Solo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- DIY Masuk Fase Akhir Siklus Gempa Besar, Warga Diminta Waspada
- Harga Kedelai Melonjak, Ancaman Cabut Izin Menguat
- Jejak Pencuri Gamelan di Jogja Terungkap Setelah Aksi Kedua
- Wajah TNI Tersangka Teror Air Keras Akan Terungkap di Sidang
- PLN Beri Diskon Tambah Daya Listrik Setengah Harga Saat WFH
- Uang Miliaran dan Emas Disita dari Kantor Tersangka TPPU
- Museum Terbuka Bakalan Mulai Ramai, Sleman Siapkan Tiket Masuk
Advertisement
Advertisement







