Advertisement
Tragedi Banjir Bandang di Pakistan, WHO Kirim Bantuan
Ilustrasi banjir bandang di Pakistan. - Ist/Basarnas
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengirimkan pasokan medis yang cukup untuk merawat 15.000 orang di daerah yang terkena banjir bandang di Pakistan.
Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut banjir bandang di Pakistan berdampak "menghancurkan". Dia juga menyampaikan belasungkawanya melalui platform X.
Advertisement
BACA JUGA: 670 Orang Meninggal Dunia, 1.000 Luka Akibat Banjir Bandang Pakistan
"WHO mendukung pemerintah untuk memenuhi kebutuhan kesehatan, dan telah mengirimkan pasokan medis untuk merawat 15.000 orang," imbuhnya.
Tim penyelamat, yang didukung pasukan tentara, dan relawan lokal pada Senin terus menggali tumpukan puing di beberapa distrik di Pakistan barat laut, tempat banjir menghanyutkan seluruh desa, jembatan, dan infrastruktur lainnya, serta menewaskan lebih dari 350 orang selama empat hari terakhir.
Dengan korban jiwa terbaru yang disebabkan banjir besar di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa barat laut pada Jumat, maka jumlah korban jiwa secara keseluruhan telah melonjak menjadi 670 orang sejak musim hujan pertama melanda negara Asia Selatan itu pada 26 Juni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Tebing Tanjakan Clongop Longsor Lagi, Akses Gunungkidul-Klaten Putus
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Belajar Daring untuk Hemat Energi, Kualitas Pendidikan Dipertanyakan
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Anak Balita Tiba-Tiba Menolak Makan, Ini Penyebabnya
- Mobil Dinas Dipakai Mudik, Tunjangan ASN Temanggung Langsung Dipangkas
- Kementerian Pertahanan Pastikan Pemberlakuan WFH Karyawan
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
Advertisement
Advertisement







