Venezuela Konfirmasi 3 Kematian akibat Hantavirus di Anzoategui
Venezuela mengonfirmasi tiga kematian akibat hantavirus di Anzoategui. Pemerintah menyatakan belum ada bukti penularan virus antarmanusia.
Ilustrasi investasi - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy menegaskan pertumbuhan ekonomi 5,12 persen pada kuartal II-2025 merupakan hasil dari proses perencanaan pembangunan.
“Capaian pertumbuhan ekonomi ini hasil dari proses perencanaan pembangunan yang konsisten dan kolaborasi lintas kementerian,” katanya, Kamis (7/8/2025).
Pertumbuhan ekonomi di atas ekspektasi tersebut, menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di antara negara anggota G20 dan ASEAN. Capaian ini memperkuat tren pertumbuhan Indonesia di atas lima persen secara konsisten.
BACA JUGA: Sedan Listrik Xpeng P7 Dipesan 10.000 Unit Setelah Debut
Menurut Kepala Bappenas, capaian pada kuartal II-2025 menjadi momentum penting untuk menjaga akselerasi pertumbuhan ekonomi ke depan.
“Pertumbuhan yang kita capai hari ini adalah buah dari proses perencanaan yang telah kita susun jauh hari, mulai dari RPJPN [Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional] 2025-2045 hingga RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) 2025-2029, yang disiapkan bersama K/L [Kementerian/Lembaga],” ujar.
Pertumbuhan ekonomi yang dicapai tak hanya tinggi, ujarnya pula, tetapi juga merata dan inklusif. Pada kuartal II, pertumbuhan positif tercatat di seluruh wilayah dengan Sulawesi tumbuh tertinggi, yaitu 5,83 persen, disusul Jawa 5,24 persen, dan Sumatera 4,98 persen.
“Kementerian PPN/Bappenas terus berupaya memastikan pembangunan merata, dari Aceh hingga Papua, dan menjaga kesinambungan perencanaan pembangunan melalui koordinasi dan sinkronisasi dengan kementerian serta daerah,” ujar Rachmat Pambudy.
BACA JUGA: Dishub Bantul Berencana Buat Marka Zona Selamat Sekolah di 10 Titik Tahun Depan
Menteri PPN juga menekankan urgensi koordinasi lintas K/L dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Salah satu cara yang hendak dilakukan adalah penguatan koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri dan daerah, agar pertumbuhan tak hanya digerakkan oleh pusat, tetapi turut ditopang inisiatif dan kapasitas daerah.
“Pertumbuhan ekonomi tidak bisa dicapai oleh satu institusi saja. Ini adalah hasil dari kerja bersama, sinergi kebijakan, dan perencanaan terpadu antar kementerian dan lembaga, baik di pusat maupun daerah,” kata Kepala Bappenas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Venezuela mengonfirmasi tiga kematian akibat hantavirus di Anzoategui. Pemerintah menyatakan belum ada bukti penularan virus antarmanusia.
Layanan jemput bola e-KTP di Kulonprogo mempermudah penyandang disabilitas mengakses layanan administrasi dan program pemerintah.
Penataan bantaran sungai di Kota Jogja ditargetkan tuntas bertahap hingga 2029. Progres sejumlah lokasi kini telah mencapai 50%.
Dua pabrik garmen di Jawa Tengah berpotensi melakukan PHK terhadap 1.470 pekerja. Pemerintah menyiapkan langkah mitigasi.
Bareskrim Polri menetapkan dua bos produsen gas tawa Whip-Pink sebagai tersangka pelanggaran UU Kesehatan terkait produksi gas N2O.
PMI Gunungkidul memastikan stok darah aman dan menyiapkan donor darah mobile hingga akhir Agustus untuk menjaga ketersediaan darah.