Advertisement
Gunung Lewotobi Laki-laki Alami Dua Kali Letusan pada Jumat
Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT), erupsi dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 4.000 meter di atas puncak atau kurang lebih 5.584 meter di atas permukaan laut, Jumat (11/7/2025) pukul 14:10 WITA. ANTARA - HO/PVMBG
Advertisement
Harianjogja.com, LABUHAN BAJO - Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami erupsi sebanyak dua kali pada Jumat dalam periode pengamatan pukul 12.00 WITA hingga pukul 18.00 WITA.
"Teramati dua kali letusan dengan tinggi 200-4000 meter dan warna asap kelabu," demikian disampaikan Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gunung Lewotobi Laki-laki Emanuel Rofinus Bere dalam laporan yang diterima di Labuan Bajo, Jumat.
Advertisement
Dalam laporan itu, kedua erupsi tersebut tercatat dengan amplitudo 14.8-47 mm dan durasi selama 47 detik hingga 111 detik.
Lebih lanjut, terjadi juga sebanyak satu kali gempa guguran dengan amplitudo 5.9 mm, durasi 47 detik, empat kali gempa hembusan dengan amplitudo 14.8 mm hingga 7.4 mm dan durasi selama 31 detik hingga 44 detik, sembilan kali gempa tremor non-harmonik dengan amplitudo 2.9 mm hingga 7.4 mm, dua kali gempa low frequency dengan amplitudo 5.9 mm hingga 7.4 mm, satu kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 4.4 mm, S-P : 1.9 detik, durasi 20 detik, dan satu kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo 2.9 mm, S-P : 8 detik, durasi 37 detik.
BACA JUGA: Aceh Diguncang Gempa Magnitudo 5,1, Begini Penjelasan BMKG
Lebih lanjut, dalam periode pengamatan itu teramati secara visual Gunung Lewotobi Laki-laki jelas hingga kabut 0-I. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 200-400 meter di atas puncak kawah.
Cuaca di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki dalam periode pengamatan tersebut dilaporkan cerah. Angin bertiup lemah ke arah barat daya dan barat. Suhu udara 22.5-30.1 derajat Celcius.
Saat ini Gunung Lewotobi Laki-Laki berada pada Status Level IV (Awas), sehingga masyarakat dan pengunjung diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius enam kilometer dan sektoral barat daya-timur laut tujuh kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.
Masyarakat juga diimbau agar tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah setempat serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki diminta untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan di sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Desa Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-Laki juga diminta memakai masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Wisatawan Nekat Terobos TPR Parangtritis demi Hindari Tiket Masuk
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Performa Motor Tetap Terjaga Ini Cara Honda Edukasi Pengendara
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Sering Dianggap Wajar Kebiasaan Ini Diam-Diam Menguras Energi
- Pemeriksaan Yaqut Berlanjut Setelah Kembali ke Rutan KPK
- WFH Nasional Mulai Dibahas, Ini Kata Kemendagri
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
Advertisement
Advertisement







