Advertisement
Empat Orang Pelaku Pemerasan Mengaku Wartawan Ditangkap Polda Jateng
Empat pelaku pemerasan dengan modus mengaku sebagai wartawan dihadirkan saat pers rilis di Mapolda Jateng di Semarang, Jumat (16/5/2025). Antara - ist/Humas Polda Jateng
Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG—Empat orang anggota komplotan pelaku pemerasan dengan modus mengaku sebagai wartawan yang beraksi lintas provinsi ditangkap petugas Polda Jawa Tengah (Jateng).
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng Komisaris Besar Polisi Dwi Subagio di Semarang, Jumat, mengatakan komplotan pelaku pemerasan tersebut beraksi di berbagai provinsi di Pulau Jawa dengan modus mengaku sebagai wartawan untuk mengancam korbannya.
Advertisement
"Sudah beraksi sejak tahun 2020 di berbagai kota besar di Pulau Jawa," katanya, Sabtu (7/6/2025).
Pelaku pemerasan dengan modus mengaku wartawan itu mengintai korbannya untuk kemudian dimintai sejumlah uang jika tidak ingin diberitakan di media massanya.
Ia menuturkan empat orang pelaku ditangkap berdasarkan laporan korban atas terjadinya tindak pemerasan. Komplotan tersebut ditangkap di tempat istirahat (rest area) di ruas Tol Boyolali beberapa hari lalu.
BACA JUGA: Daun Salam, Bumbu Dapur dengan Segudang Manfaat Kesehatan
"Rombongan beranggotakan tujuh orang, empat pelaku yang sudah ditangkap," kata Subagio.
Empat orang pelaku pemerasan yang sudah ditangkap tersebut masing-masing HMG, 33; AMS, 26; KS, 25; dan IH, 30; yang semuanya berasal dari Bekasi, Jawa Barat.
Saat ini, polisi juga masih menelusuri keberadaan jaringan pemeras yang beranggotakan hingga 175 orang itu.
"Dari pemeriksaan telepon seluler pelaku diketahui ada jaringan besar dengan modus serupa," ungkap Dwi Subagio.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 368 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pemerasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Kasus DBD Gunungkidul Turun, 2025 Nihil Korban Jiwa
- Gejolak Pasar Modal, Presiden Prabowo Turun Tangan
- Prediksi Skor MU vs Fulham, Carrick Ingin Lanjutkan Tren Menang
- Kericuhan Antar Pelajar Terjadi di Depan SMA Swasta Jogja
- Hari Kesembilan, Operasi SAR Longsor Kian Diperluas
- BPKN Minta Praktik Goreng Saham Ditindak Tegas
- Honda Perkenalkan Logo Baru untuk Mobil Listrik 2027
Advertisement
Advertisement




