Advertisement
Contraflow di Tol Jagorawi Dihentikan
Foto ilustrasi jalan tol / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Jasa Marga mendukung diskresi Kepolisian menghentikan rekayasa lalu lintas contraflow mulai dari KM 44+400 s.d. KM 46+400 Ruas Tol Jagorawi arah Puncak.
"Setelah diberlakukan sejak pukul 06.15 WIB imbas peningkatan volume lalu lintas wisata dan silaturahmi yang terjadi di Ruas Tol Jagorawi arah Puncak pada Libur Panjang Hari Raya Waisak 2569 BE, atas diskresi Kepolisian, contraflow mulai dari KM 44+400 s.d. KM 46+400 Ruas Tol Jagorawi arah Puncak dihentikan pada pukul 12.00 WIB. Lalu lintas berangsur kembali normal," ujar Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Alvin Andituahta Singarimbun di Jakarta, Senin.
Advertisement
BACA JUGA: Libur Panjang Waisak: Ruas Tol Jagorawi Berlakukan Contraflow Hari Ini
Pengguna jalan yang ingin menuju kawasan puncak melalui Ruas Tol Jagorawi diimbau untuk mengantisipasi rute dan waktu perjalanannya untuk menghindari kepadatan akibat antrean kendaraan.
Pengguna jalan juga diimbau untuk dapat memastikan kecukupan saldo kartu elektronik sebelum memulai perjalanan untuk menghindari kepadatan ketika bertransaksi di gerbang tol. Selalu patuhi rambu lalu lintas dan ikuti arahan petugas di lapangan.
Sebelumnya Jasa Marga mendukung diskresi Kepolisian berlakukan rekayasa lalu lintas contraflow mulai dari KM 44+400 s.d. KM 46+400 Ruas Tol Jagorawi arah Puncak dalam rangka mengantisipasi volume lalu lintas libur panjang Hari Raya Waisak.
Hal tersebut untuk mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas pada libur panjang Hari Raya Waisak 2569 BE di Ruas Tol Jagorawi arah Puncak.
BACA JUGA: Korban Tewas Kecelakaan Tol Jagorawi, 2 Jenazah Teridentifikasi
Hari Raya Waisak adalah perayaan keagamaan yang dihormati umat Buddha di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Di Indonesia, pemerintah menetapkan Hari Waisak sebagai hari libur nasional yang juga dilengkapi dengan cuti bersama.
Penetapan ini memberikan kesempatan bagi umat Buddha untuk merayakan Waisak dengan penuh kekhidmatan bersama keluarga dan komunitas.
Sementara itu, bagi umat beragama lain, libur ini menjadi momen berharga untuk beristirahat, berkumpul dengan keluarga, atau melakukan kegiatan bermanfaat lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
ASN di DIY Diminta Tinggalkan Kendaraan Pribadi Ketimbang WFA
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Ambisi Calafiori Bawa Timnas Italia Akhiri Kutukan Absen Piala Dunia
- Satoria Hotel Yogyakarta Hadirkan Paket Halalbihalal Magical Raya
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kebijakan WFH Final, Menkeu Purbaya Sebut Pengumuman Segera Dilakukan
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
Advertisement
Advertisement







