Advertisement
Paus Buka Jalan Tiga Orang Jadi Santo, Salah Satunya dari Papua
Paus Fransiskus bersiap menyampaikan pesan dalam kunjungannya di Gereja Katedral, Jakarta, Rabu (4/9/2024). - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, ROMA-Paus Fransiskus membuka jalan bagi martir awam Peter To Rot dari Papua Nugini, Uskup Agung Ignatius Choukrallah Maloyan yang dibunuh selama genosida Armenia, Beata Maria del Monte Carmelo untuk menjadi orang kudus atau santo baru dalam Gereja Katolik.
Mengutip Vaticannews, Paus Fransiskus menyetujui dekrit terkait dengan kanonisasi tiga calon orang kudus itu. Sebagai informasi, kanonisasi adalah proses resmi yang dilakukan otoritas Gereja Katolik untuk menyatakan seseorang sebagai orang kudus atau memiliki gelar santo dan santa.
Advertisement
Kanonisasi biasanya dilakukan setelah individu tersebut meninggal dan memiliki reputasi kesucian, kebajikan yang luar biasa, atau mukjizat yang dikaitkan dengan doa-doanya.
BACA JUGA : Konsumsi Opor Berlebihan Tak Baik untuk Kesehatan, Begini Penjelasannya
Peter To Rot lahir pada 5 Maret 1912 dan dididik dalam tradisi Kristen. Dia kemudian menjadi seorang katekis yang mengabdikan hidupnya bagi pelayanan orang miskin dan anak yatim. Selama pendudukan Jepang di Papua Nugini, Peter To Rot banyak mendampingi pasangan yang hendak menikah karena para pastor dipenjara.
Ketika kegiatan keagamaannya dilarang, dia menjalankan pelayanan secara rahasia dan menyadari sepenuhnya bahwa nyawanya terancam. Peter To Rot menjadi orang kudus pertama asal Papua lantaran menentang praktik poligami, bahkan menentang kakak laki-lakinya yang hendak menikahi istri kedua. Peter To Rot sempat dipenjara karena perjuangannya itu dan meninggal karena racun pada Juli 1945. Sebelumnya, Paus Santo Yohanes Paulus II telah memberikan beatifikasi kepada Beato Peter To Rot pada 17 Januari 1995 di Port Moresby.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Malioboro Membeludak, Wisatawan Dialihkan ke Kotagede dan Kotabaru
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Mobil Dinas Dipakai Mudik, Tunjangan ASN Temanggung Langsung Dipangkas
- Kementerian Pertahanan Pastikan Pemberlakuan WFH Karyawan
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
- Performa Motor Tetap Terjaga Ini Cara Honda Edukasi Pengendara
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Sering Dianggap Wajar Kebiasaan Ini Diam-Diam Menguras Energi
- Pemeriksaan Yaqut Berlanjut Setelah Kembali ke Rutan KPK
Advertisement
Advertisement







