Advertisement
Gaza Dilanda Cuaca Dingin Esktrem, 7 Anak Meninggal Dunia
Ilustrasi suhu dingin / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Sebanyak tujuh anak, termasuk seorang bayi perempuan berusia dua bulan, dikabarkan meninggal dunia akibat cuaca dingin di Gaza dalam waktu 24 jam terakhir,
Direktur Kementerian Kesehatan Gaza, Monir al-Bashr, pada Rabu (26/2) mendesak organisasi internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera mengambil tindakan guna melindungi anak-anak dari dampak tragis perang genosida Israel di wilayah tersebut.
Advertisement
Israel telah melarang masuknya rumah-rumah mobil dan alat berat yang diperlukan untuk membersihkan puing-puing di Gaza, meskipun ada perjanjian gencatan senjata dengan kelompok perlawanan Palestina, Hamas.
Akibatnya, banyak warga Palestina kini terpaksa bertahan hidup di tenda-tenda di tengah reruntuhan rumah mereka.
Al-Bashr menyatakan bahwa anak-anak terus meninggal karena pusat-pusat medis serta peralatan penting telah hancur di bagian utara wilayah yang terkepung tersebut.
Dia juga menyerukan bantuan kemanusiaan segera untuk mengatasi krisis kesehatan yang semakin memburuk di Gaza.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KemenPPPA Soroti Trauma Korban Penjambretan di Sleman
- Ketua KPK Ungkap Pola Baru OTT, Aliran Dana Kini Disamarkan
- Kalah di Pemilu Paruh Waktu 2026 Bisa Bikin Donald Trump Dimakzulkan
- Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Diduga Gagal Lepas Landas
- Dugaan Tak Profesional, Tim SIRI Kejagung Periksa Sejumlah Kajari
Advertisement
Advertisement
Wisata Bunga Sakura Asia Jadi Tren, Ini 5 Destinasi Favorit 2026
Advertisement
Berita Populer
- Jalur Trans Jogja ke Lokasi Wisata dan Terminal di Jogja
- Top 10 Harian Jogja, 28 Januari 2026: Gempa di Bantul Sampai Jambret
- PLN Pulihkan 80 Persen Listrik Terdampak Banjir di Purbalingga
- DPMPTSP Bantul Pasang Target Investasi Rp475,52 Miliar pada 2026
- Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Galeri24 Stabil dan UBS Turun Tipis
- Warga Kanigoro Desak Penyelesaian Jalan Wisata Kepek-Ngobaran
- Kalah di Pemilu Paruh Waktu 2026 Bisa Bikin Donald Trump Dimakzulkan
Advertisement
Advertisement




