20 Jemaah Haji Indonesia Wafat di Arab Saudi, Ini Penyebabnya
Sebanyak 20 jemaah haji Indonesia wafat di Arab Saudi. Serangan jantung dan radang paru-paru jadi penyebab terbanyak.
Pengumuman pembatalan beasiswa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) atau Ministerial Scholarship 2025. /Dok BPPK Kemenkeu
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Keuangan membatalkan penawaran beasiswa Ministerial Scholarship 2025. Hal itu dilatarbelakangi adanya efisiensi belanja kementerian/lembaga sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Hal itu disampaikan oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Kementerian Keuangan (BPPK Kemenkeu) dalam pengumuman nomor PENG-14/PP.2/2025 tentang Pembatalan Penawaran Beasiswa Kementerian Keuangan (Ministerial Scholarship) Tahun 2025.
Pengumuman itu ditetapkan Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan dan Manajerial BPPK Kemenkeu Wahyu Kusuma Romadhoni pada Jumat (31/1/2025).
BPPK menjelaskan bahwa pembatalan beasiswa khusus pegawai Kemenkeu itu terkait dengan kebijakan efisiensi belanja pemerintah di lingkungan kementerian.
Hal itu sesuai Instruksi Presiden (Inpres) No. 1/2025 tentang Efisiensi Belanja dalam APBN dan APBD 2025 dan Surat Menteri Keuangan No. S-37/MK.02/2025 mengenai Efisiensi Belanja Kementerian/Lembaga (K/L) dalam APBN 2025.
Mengacu pada putusan-putusan itu, juga tindak lanjut hasil rapat pimpinan BPPK Kemenkeu pada Jumat, maka penawaran Ministerial Scholarship 2025 pun dibatalkan. "Kami sampaikan permohonan maaf atas pembatalan Penawaran Beasiswa Kementerian Keuangan [Ministerial Scholarship] Tahun 2025. Sebagai tindak lanjut dari pembatalan, proses pendaftaran beasiswa dimaksud kami hentikan terhitung sejak tanggal pengumuman ini ditetapkan. Pengumuman ini hendaknya dapat disebarluaskan," dikutip dari Pengumuman PENG-14/PP.2/2025 pada Senin (3/2/2025).
BACA JUGA: Begini Tanggapan Para Ekonom tentang Inpres Pengetatan Anggaran
Penawaran beasiswa Kemenkeu atau Ministerial Scholarship 2025 itu baru seumur jagung. BPPK baru mengumumkan pembukaan penawaran beasiswa melalui Pengumuman PENG-1/PP.2/2025 bertanggal 9 Januari 2025. Pengumuman itu dipublikasikan di situs BPPK Kemenkeu pada Jumat (10/1/2025).
Pendaftaran online peserta melalui laman SEMANTIK BPPK Kemenkeu dibuka mulai 10 Januari 2025 hingga 9 Februari 2025. Akan tetapi baru 21 hari pendaftaran dibuka, beasiswa itu telah dibatalkan.
Dikutip dari pengumuman BPPK, beasiswa Kemenkeu atau Ministerial Scholarship merupakan program beasiswa yang diperuntukkan bagi kader pemimpin atau talenta terbaik Kementerian Keuangan untuk melanjutkan pendidikan pascasarjana di luar negeri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 20 jemaah haji Indonesia wafat di Arab Saudi. Serangan jantung dan radang paru-paru jadi penyebab terbanyak.
Fabio Di Giannantonio juara MotoGP Catalunya 2026 usai balapan penuh drama. VR46 kian kuat, peluang juara dunia terbuka.
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.
Prabowo ungkap kerugian ekspor RI capai Rp15.400 triliun akibat praktik curang seperti under-invoicing dan manipulasi data.
Minum susu sebelum tidur punya manfaat untuk relaksasi, tapi bisa picu asam lambung dan kembung pada sebagian orang.
BBGRM Kulonprogo 2026 berakhir, swadaya warga tembus Rp16,6 miliar. Infrastruktur dan pemberdayaan jadi fokus utama.