Advertisement
Hujan Deras Angin Kencang, 2 Pesawat Tak Bisa Mendarat di Bandara El Tari Kupang
Ilustrasi pesawat terbang - Pixabay
Advertisement
Harianjogja.com, KUPANG—PT Angkasa Pura Indonesia melaporkan dua maskapai penerbangan batal mendarat di Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), karena cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang yang terjadi di wilayah itu sejak Jumat (31/1/2025) subuh.
“Ada dua maskapai penerbangan yang gagal mendarat akibat cuaca buruk,” kata Humas Bandara El Tari Kupang I Gusti Ngurah Yudi Saputra dilansir Antara, Jumat.
Advertisement
Hal ini disampaikan berkaitan dengan dampak dari cuaca buruk yang terjadi di wilayah Kota Kupang sejak Jumat (31/1) subuh berupa hujan lebat dan angin kencang.
BACA JUGA : Presiden Prabowo Dijadwalkan Tiba di Jogja Sore Ini untuk Lanjut ke Magelang
Dia mengatakan dua maskapai penerbangan itu adalah Batik Air dengan rute penerbangan Jakarta-Kupang dan Wings Air dengan rute penerbangan Waingapu-Kupang.
Karena tidak mendarat di Bandara El Tari Kupang, kata dia, Batik Air terpaksa mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. Sementara Wings Air terpaksa mendarat di Bandara Maumere. Batik Air sendiri seharusnya mendarat di Bandara El Tari Kupang pada pukul 06.30 WITA.
Namun setelah berputar putar setengah jam di atas wilayah udara Kota Kupang, kata dia, akhirnya maskapai tersebut kemudian memutus langsung ke bandara Makassar. Begitu juga dengan Wings Air.
BACA JUGA : 7 Hari Belum Ditemukan, Operasi Pencarian Nelayan Hilang di Pantai Congot Dihentikan
BMKG sendiri telah mengeluarkan peringatan dini akan cuaca yang terjadi di NTT khususnya di wilayah Kota Kupang. Potensi hujan sedang hingga lebat dan angin kencang disebut masih terus terjadi di wilayah Kota Kupang dan sekitarnya. Karena itu masyarakat diimbau untuk mewaspadai cuaca buruk yang terjadi di wilayah tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Tol Baru dan Mudik Gratis Gerus Penumpang Terminal Wates Kulonprogo
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Tak Semua Orang Perlu Multivitamin Ini Kata Ahli Gizi
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- Ambisi Calafiori Bawa Timnas Italia Akhiri Kutukan Absen Piala Dunia
- Satoria Hotel Yogyakarta Hadirkan Paket Halalbihalal Magical Raya
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
Advertisement
Advertisement







