Advertisement
100 Hari Kinerja Prabowo, Pemerintah Berhasil Cegah Peredaran Barang Ilegal Senilai Rp3,7 Triliun
Presiden Prabowo Subianto. - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan mengatakan pemerintah berhasil menggagalkan penyelundupan barang ilegal senilai Rp3,7 triliun selama masa 100 hari pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto.
Upaya penggagalan masuknya barang ilegal ini dalam rangka menindaklanjuti perintah Presiden Prabowo untuk memperkuat daya saing produk dalam negeri dari gempuran produk asing.
Advertisement
"Upaya ini merupakan hasil kerja keras bersama dari seluruh pihak yang terlibat, baik aparat penegak hukum maupun masyarakat yang berperan aktif melaporkan kegiatan mencurigakan," kata Budi Gunawan dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Jakarta, Kamis.
Pria yang akrab disapa BG ini menjelaskan bahwa pencegahan oleh Desk Pencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan bentukan Kemenko Polkam.
Desk tersebut terdiri atas beberapa instansi, di antaranya Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Bakamla, Polri, TNI, Kejaksaan Agung, Kemendag, Kemen KKP, Kemenperin, dan Badan Karantina Indonesia.
BACA JUGA: Budi Gunawan Klaim Pemerintah Selamatkan Uang Negara Rp6,7 Triliun
Beberapa jenis barang yang disita di antaranya rokok ilegal, barang elektronik, kosmetik, benih lobster, minuman keras, dan komoditas lainnya.
Selain mengamankan beberapa barang bukti, Pemerintah juga berhasil menangkap 552 orang yang tergabung dalam sindikat perdagangan barang ilegal tingkat internasional.
Dengan adanya pencegahan ini, BG berharap peredaran barang ilegal di Indonesia makin berkurang sehingga industri dalam negeri makin sehat.
BG juga meminta masyarakat untuk mendukung pemerintah membantu mencegah masuknya barang-barang ilegal ke dalam negeri.
"Pemerintah akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan agar tidak ada celah bagi pelaku penyelundupan," kata BG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Produksi Sampah di Bantul Naik 8 Persen Selama Libur Lebaran
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Teh Bisa Kehilangan Manfaat Jika Dicampur Ini
- Ratusan Pemudik Pilih Balik Naik Kapal Perang dari Semarang
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Belajar Daring untuk Hemat Energi, Kualitas Pendidikan Dipertanyakan
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Anak Balita Tiba-Tiba Menolak Makan, Ini Penyebabnya
Advertisement
Advertisement







