Advertisement
Prabowo Dijadwalkan Meresmikan Istana Negara di IKN
Suasana Istana Negara dan Istana Garuda terlihat dari kawasan Sumbu Kebangsaan IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Minggu (28/7/2024). Sumbu Kebangsaan merupakan ruang terbuka di IKN yang menjadi simbol hubungan harmonis antar alam, manusia, dan nilai luhur kebudayaan. Antara - Hafidz Mubarak A
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Sejumlah infrastruktur dasar di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara seperti Istana Negara akan diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Januari 2025.
Hanya saja, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengaku hingga saat ini belum mengantongi jawaban dari Presiden Prabowo terkait dengan rencana peresmian tersebut.
Advertisement
“Belum ada respon dari Pak Presiden, tapi kalau tanya lebih detail mungkin karena sudah ada Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), jadi Pak Presiden mungkin diskusinya sama OIKN,” jelasnya dikutip, Minggu (12/1/2025).
BACA JUGA: Bertemu PM Jepang Shigeru Ishiba, Prabowo Paparkan Program Prioritas Pemerintahan RI
Dengan demikian, Dody menyebut hingga saat ini belum mendapat kepastian kapan proses peresmian sarana dan prasarana di IKN yang telah rampung itu bakal dilanjutkan. Dia menjelaskan, setidaknya terdapat 7 infrastruktur yang rencananya bakal diresmikan.
Di samping itu, peresmian 7 infrastruktur itu juga semula direncanakan bakal dilakukan bersamaan dengan seremoni groundbreaking investasi tahap 9 di IKN.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PU, Muhammad Zainal Fatah memberi bocoran, selain Istana Presiden gedung Kemenko Infrastruktur juga masuk ke dalam infrastruktur yang bakal diresmikan Prabowo dalam waktu dekat.
Intinya nanti kan tergantung Pak Presiden meresmikannya kapan, [kami] belum mendapat [informasi], nanti kalau dapat pasti dikabarin,” tambahnya.
Sebelumnya, kabar mengenai peresmian sejumlah sarana dan prasarana di IKN dan groundbreaking investasi bakal dilakukan bulan ini disampaikan oleh Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono.
Dia menjelaskan, pihaknya telah bersurat dan menunggu ketersediaan Presiden Prabowo untuk melakukan kunjungan kerja tersebut.
“Menteri PU mengusulkan [ke Presiden] untuk meresmikan beberapa bangunan. Kami juga mengusulkan beberapa groundbreaking,” jelasnya. Adapun, Basuki menjelaskan bahwa nilai investasi dari seremoni groundbreaking tersebut bakal mencapai Rp6,5 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
ASN di DIY Diminta Tinggalkan Kendaraan Pribadi Ketimbang WFA
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Ambisi Calafiori Bawa Timnas Italia Akhiri Kutukan Absen Piala Dunia
- Satoria Hotel Yogyakarta Hadirkan Paket Halalbihalal Magical Raya
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kebijakan WFH Final, Menkeu Purbaya Sebut Pengumuman Segera Dilakukan
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
Advertisement
Advertisement





